Saturday, April 27, 2013

Besaran dan Satuan

Kawan-kawan pasti masih ingat dengan pelajaran smp mungkin kelas 1 ya… atau kelas 7 kalau waktu saya dulu. Nah pada saat itu inti dari pembahasanya seputar pengetahuan umum tenteng besaran satuan, mengukur, besaran pokok , besaran turunan begitu. Nah karena materi yang saya tulis ini untuk SMA kelas 10 nah jadi ada tambahan apa saja itu? Ya termasuk ketidak pastian dalam pengukuran, angka penting dan dimensi, belum tahu kan! Nah kita simak bersama kalau gitu, Review dikit ya. Diantara contoh berikut mana yang termasuk dalam besaran, ? Saya yakin kawan akan menjawab suhu dan kecepatan karena dari tiga pilihan tersebut yang masuk dalam kriteria sesuatu yang dapat diukur atau dapat dinyatakan dalam angka. Sedangkan ketampanan kan susah Cuma penulis yang jelas standar ketampanannya. Tidak mungkin ketampanan ditulis dengan nilai 7 Newton. Jadi besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dalam angka. Kalau satuan apa ya? Nah kalau suhu misalnya ada yang dingin ada yang panas. Nah untuk bisa menyatakannya dengan pasti maka bisa ditentukan dalam angka misalnya 100C atau 200C, maksudnya ada perbandingan antara obyek satu dengan yang lain jadi pembandingnya itulah yang disebut satuan. Jadi satuan adalah pembanding untuk menyatakan suatu besaran. Perlu diketahui dalam SI terdapat 2 sistem satuan yaitu : sistem MKS(meter-kilo-sekon) dan sestim CGS(centi-gram-sekon). Nah tergantung mau pake yang mana tapi harus konsisten ya. Mau pake cgs atau MKS dan ndak boleh di campur kayak es campur. Oke… Nah kalau mengukur kan melakukan pengamatan menggunakan satuan tadi, jadi tinggal di tambah dikit saja jadi Mengukur adalah membandingkan satu besaran dengan besaran yang lain. Mudah kan untuk memahaminya. Jadi ini adalah dasar kita untuk mengamati gejala fisis pada bagian selanjutnya. Oh ya masih ada yang harus di review lagi Besaran pokok dan besaran turunan Langsung saja, Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Didalam System Internasional (SI) terdapat tujuh besaran pokok yang memiliki dimensi dua besaran tambahan yang tidak memiliki dimensi. Yang dimensi di bahas nanti, sekarang kita lihat di table, Table Besaran Pokok dalam SI
No

Besaran Pokok

Satuan SI

Nama Besaran

Simbol

Nama satuan

Simbol

Dimensi

1. Panjang l Meter m L
2. Massa m Kilogram Kg M
3. Waktu t Sekon s T
4. Suhu T Kelvin K Ɵ
5. Kuat Arus i Ampere A I
6. Intesitas Cahaya L Candela Cd J
7. Jumlah Molekul Zat N Mole Mol N

Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari satu atau lebih besarn pokok. Contoh : Besaran Pokok Panjang mempunyai turunan Luas dan Volume. Beberapa besaran Fisika yang termasuk besaran turunan adalah, Massa jenis, Kecepatan, Percepatan, Berat, gaya, Momentum, Impuls, Momen gaya, Medan Listrik, Usaha, Energi, daya dan masih banyak lagi.

Mau bukti kalau ni turunan dari besaran pokok atau satuanya tersusun dari stuan besaran pokok,

Massa jenis =

= = kg m-3

Gaya = massa percepatan

= kg m/s2 = kgms-1

Nah untuk dimensi dan angka penting setelah ini ya…

Friday, April 26, 2013

Apakah benar kalau kita akan mati ? apa pandangan Fisika

Apakah anda takut mati?
Kita percaya akan kematian karena itulah keyakian yang hadir dalam persepsi manusia. sederhananya diri indentik dengan tubuh kita, dan kita tahu akan keniscayaan bahwa tubuh akan mati. Tapi teori ilmiah baru menunjukkan bahwa kematian bukanlah ujung dari peristiwa hidup seperti apa yang dipikirkan.
Salah satu aspek misalnya fisika kuantum menyatakan bahwa pengamatan tertentu tidak dapat dipastikan. Sebaliknya, ada berbagai kemungkinan hasil pengamatan masing-masing dengan probabilitas yang berbeda. Sebuah mainstream menjelaskan tentang "banyak dunia", yang menyatakan bahwa setiap observasi yang mungkin berhubungan dengan dunia berbeda (Multiverse). Sebuah teori ilmiah baru yang disebut biocentrism jelas menguatkan ide ini. Dengan jumlah alam yang tidak terbatas, dan segala sesuatu mungkin saja terjadi di belahan alam lain. Kematian tidak berarti nyata dalam skenario ini dengan memungkinkan probabilitas lain. Semua alam dimungkinkan secara eksistensi ada secara bersamaan, terlepas dari apa yang terjadi dalam salah satu bagian yang lain. Meskipun tubuh individu ditakdirkan untuk diri sendiri, dan hadir seiring pertanyaan 'Siapakah aku?' – bukankah ada 20-watt energi yang beroperasi di otak. Namun energi ini tidak begitu saja pergi pada saat kematian. Salah satu aksioma paling pasti dari ilmu pengetahuan adalah bahwa energi tidak pernah mati, melainkan tidak dapat diciptakan maupun dihancurkan. Tapi apakah energi ini berpindah dari satu dunia ke dunia yang lain?


Mengingat, percobaan yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Science menunjukkan bahwa ilmuwan mendapat kendala mengubah sesuatu yang telah terjadi di masa lalu. Partikel bisa memutuskan bagaimana harus bersikap jika mereka menghantam beam splitter. Kemudian, bisa mengubah saklar kedua on atau off. Hal itu tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pengamat , artinya tidak sesuai dengan apa yang diinginkan sebelum eksperimen. Terlepas dari pilihan yang Anda, dan sebagaimana pengamat inginkan, bukan masalah siapa yang melakukan eksperimen dan dan observasinya, eksperiment hasilnya akan tetaplah hasil yang terjadi karena eksperiment itu sendiri. Keterkaitan antara berbagai sejarah dan alam semesta melampaui ide-ide klasik tentang ruang dan waktu. Kita kembali pada 20-watt energi sebelumnya dianggap sebagai proyeksi-holo dan memiliki hasil di layar. Apakah Anda memutar beam splitter kedua on atau off, itu masihlah sumber enrgi yang tetap. Dan perilaku yang tetap terproyeksikan.
Menurut Biocentrism, ruang dan waktu bukanlah obyek yang susah di pikirkan. Ketika Melambaikan tangan Anda melalui udara - dan Anda mencoba mengambil segalanya, apa yang tersisa? Tidak ada. Hal yang sama berlaku untuk waktu. Anda tidak dapat melihat apa-apa dengan tengkorak yang mengelilingi otak Anda. Segala sesuatu yang Anda lihat dan alami sekarang adalah pusaran informasi yang terjadi dalam pikiran Anda. Ruang dan waktu hanya alat untuk meletakkan segala sesuatu bersama-sama.
Kematian bukan akhir, dan bukan selamanya, perlu diingat dunia tak terbatas. Pada akhirnya, bahkan Einstein mengakui, "Sekarang Besso" (seorang teman lama) "meninggalkan dunia ini menurut saya agak sedikit aneh bagi saya. Itu tak berarti apa-apa. Orang-orang seperti kita ... tahu bahwa perbedaan antara masa lalu, sekarang, dan masa depan hanya ilusi memusingkan terus-menerus. "Keabadian tidak berarti keberadaan abadi di waktu tanpa akhir, melainkan berada di luar keterbatasan waktu.
Ini begitu jelas dengan kematian adikku Christine. Setelah melihat tubuhnya di rumah sakit, aku pun beranjak untuk berbicara dengan anggota keluarga. suami Christine - Ed mulai menangis dan tak terkendali. Untuk beberapa saat aku merasa seperti aku melampaui provinsialisme waktu. Aku memikirkan tentang 20-watt energi, dan tentang percobaan yang menunjukkan partikel tunggal dapat melewati dua lubang pada saat yang sama. Aku tidak bisa mengabaikan kesimpulan: Christine adalah apakah hidup dan mati, dia berada di luar keterbatasan waktu.


Christine telah menjalani kehidupan yang keras. Dia akhirnya menemukan seorang pria yang sangat ia cintai. Adik saya tidak bisa datang ke pernikahan karena dia harus menjalani permainan kartu yang telah dijadwalkan selama beberapa minggu. Ibuku juga tidak bisa ikut dalam pernikahan karena tugas penting yang dimilikinya di Elks Club. Pernikahan adalah hari terpenting dalam hidup Christine. Karena tidak ada orang lain dari pihak kami dari keluarga yang ditunjuk, Christine meminta saya untuk berjalan menyusuri lorong untuk menyerahkannya.

saat setelah pernikahan, Christine dan Ed sedang berkendara ke rumah impian yang baru saja di beli ketika mobil mereka menabrak gundukan es hitam. Dia terlempar dari mobil dan mendarat digundukan salju.

"Ed," berkata "Saya tidak bisa merasakan kaki saya."
Tubuh bukalah bukti seutuhnya tentang esensi dan eksistensi kehidupan. Apakah otak adalah adalah pikiran. Seandainya benar lalu kenapa hewan tidak berpikir padahal hewan memiliki otak. Suatu penulis bisa simpulkan dengan tidak memastika keberadaan setalah mati adalah kalimat einstein" Immortality doesn't mean a perpetual existence in time without end, but rather resides outside of time altogether"
Di waktu saat tubuh sudah tak mampu bergerak aka nada kehidupan ketika otak dan pikiran terpisah. Otak tertinggal dalam ruang dan waktu dan pikiran dati itu masih hidup diluar batasan ruang dan waktu. Dan Tuhanlah yang tahu segala hal. Wallahua'lam

Baca tentang,

Sunday, April 21, 2013

Tiga Planet Super Ukuran bumi Ditemukan di ‘Habitable Zone’

18 April 2013 - Misi Kepler NASA telah menemukan dua sistem planet baru yang mencakup tiga planet super ukuran bumi dalam " Habitable Zone," kisaran jarak dari bintang dimana suhu permukaan planet yang mengorbit mungkin cocok untuk keberadaan air.
system Kepler-62 memiliki lima planet, 62b, 62c, 62D, 62E dan 62F. Sistem Kepler-69 memiliki dua planet, 69b dan 69c. Kepler-62E, 62F dan 69c adalah planet super ukuran bumi.
Dua planet yang baru ditemukan mengorbit sebuah bintang yang lebih kecil dan lebih dingin dari matahari. Kepler-62F hanya 40 persen lebih besar dari Bumi, sehingga planet ekstrasurya paling dekat dengan ukuran planet kita dikenal di zona habitasi bintang lain. Kepler-62F cenderung memiliki komposisi berbatu. Kepler-62E, mengorbit di tepi bagian dalam zona layak huni dan kira-kira 60 persen lebih besar dari Bumi.

Ketiga planet, Kepler-69c, adalah 70 persen lebih besar dari ukuran Bumi, dan orbit dalam zona habitasi bintang mirip matahari kita. Para astronom tidak yakin tentang komposisi Kepler-69c, namun orbitnya dari 242 hari di sekitar bintang mirip matahari menyerupai planet Venus.
Para ilmuwan tidak tahu apakah kehidupan bisa ada di planet yang baru ditemukan, tapi sinyal penemuan mereka, menyatakan kita selangkah lebih dekat untuk menemukan sebuah dunia mirip dengan Bumi di sekitar bintang seperti matahari kita.
"Pesawat ruang angkasa Kepler telah pasti berubah menjadi bintang rock ilmu pengetahuan," kata John Grunsfeld, associate administrator Direktorat Misi Sains Markas NASA di Washington. "Penemuan planet berbatu di zona layak huni membawa kita sedikit lebih dekat untuk menemukan tempat layaknya seperti rumah. Ini hanya masalah waktu sebelum kita tahu apakah galaksi adalah rumah bagi banyak planet seperti Bumi, atau langka. "


Kepler space telescope, yang secara simultan dan terus menerus mengukur kecerahan lebih dari 150.000 bintang, adalah misi pertama NASA mampu mendeteksi planet seukuran Bumi di sekitar bintang seperti matahari kita. Mengorbit setiap 122 hari bintangnya, Kepler-62E adalah yang pertama dari planet-planet habitable zone yang teridentifikasi. Kepler-62F, dengan periode orbit 267 hari, ditemukan oleh Eric agol, profesor astronomi di University of Washington dan co-penulis makalah tentang penemuan yang diterbitkan dalam jurnal Science.


Ukuran Kepler-62F kini diukur, tapi massa dan komposisinya tidak. Namun, berdasarkan studi sebelumnya exoplanets berbatu dalam ukuran serupa, para ilmuwan dapat memperkirakan massanya.


"Deteksi dan konfirmasi planet merupakan upaya dari kolaboratif bakat dan sumber daya, dan memerlukan keahlian dari seluruh komunitas ilmiah untuk menghasilkan hasil yang luar biasa," kata William Borucki, Kepler peneliti sains utama di NASA Ames Research Center di Moffett Field, Calif ., dan memimpin penulis untuk paper sintem Kepler-62 sistem pada Science. "Kepler telah membawa kebangkitan penemuan astronomi dan kami membuat kemajuan yang sangat baik menuju menentukan apakah planet seperti kita adalah pengecualian atau sudah diatur."
Dua dunia zona layak huni yang mengorbit Kepler-62 memiliki tiga kawan di orbit lebih dekat ke bintangnya, dua lebih besar dari ukuran Bumi dan satu seukuran Mars. Kepler-62b, Kepler-62c dan Kepler-62D, mengorbit setiap 5, 12, dan 18 hari, masing-masing, membuat mereka sangat panas dan tidak ramah bagi kehidupan seperti yang kita kenal.
Lima planet system Kepler-62 memiliki orbit sebuah bintang diklasifikasikan sebagai kurcaci K2, berukuran hanya dua pertiga ukuran matahari dan hanya seperlima cerahnya. Pada usia tujuh miliar tahun, bintang ini agak lebih tua dari matahari. yaitu sekitar 1.200 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Lyra.
Sebuah pendamping untuk Kepler-69c, yang dikenal sebagai Kepler-69b, lebih dari dua kali ukuran Bumi dan whizzes sekitar bintang setiap 13 hari. Bintang induk planet-planet Kepler-69 'milik kelas yang sama seperti matahari kita, yang disebut G-type. Ini adalah 93 persen ukuran matahari dan bercahaya 80 persen dan terletak sekitar 2.700 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Cygnus.


"Kami hanya tahu satu bintang yang memiliki sebuah planet dengan kehidupan, adalah matahari. Menemukan sebuah planet di zona layak huni di sekitar bintang seperti matahari kita merupakan tonggak penting untuk menemukan planet yang benar-benar mirip bumi," kata Thomas Barclay, ilmuwan Kepler di Bay Area Environmental Research Institute di Sonoma, California, dan penulis utama dari penemuan sistem Kepler-69 diterbitkan dalam Jurnal Astrophysical.
Ketika sebuah planet calon transit, atau lewat di depan bintang dari sudut pandang pesawat ruang angkasa, persentase cahaya dari bintang tersebut akan terhalang. Resultan masukan menghasilkan kecerahan cahaya mengungkapkan ukuran planet transit relatif terhadap bintangnya. Dengan menggunakan metode transit, Kepler telah mendeteksi 2.740 kandidat. Menggunakan berbagai teknik analisis, ground teleskop dan aset ruang angkasa lainnya, 122 planet telah ditemukan.
Pada awal misi, teleskop Kepler terutama ditemukan besar, raksasa gas dalam orbit yang sangat dekat dari mereka. Dikenal sebagai "hot Jupiters," ini lebih mudah untuk mendeteksi karena ukuran dan periode orbit yang sangat singkat. Bumi akan memakan waktu tiga tahun untuk menyelesaikan tiga transit yang diperlukan untuk diterima sebagai calon planet. ketika Kepler terus mengamati, sinyal transit planet zona habitasi ukuran Bumi yang mengorbit bintang seperti matahari akan mulai muncul.
Ames bertanggung jawab untuk pengembangan Kepler ground sistem, operasi misi dan analisis data sains. Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California, mengelola pengembangan misi Kepler.
Ball Aerospace & Technologies Corp di Boulder, Colorado, mengembangkan sistem penerbangan Kepler dan mendukung operasi misi dengan Laboratorium Fisika Atmosfer dan Antariksa di University of Colorado di Boulder.
Space Telescope Science sebagai arsip Institute di Baltimore, pemilik dan mendistribusikan data sains Kepler. Kepler adalah tahun kesepuluh misi penemuan NASA dan didanai oleh badan Direktorat Misi Sains.
Untuk informasi lebih lanjut tentang misi Kepler dan untuk melihat press kit digital, kunjungi: http://www.nasa.gov/kepler

Pesisir dan Pulau Kecil Kabupaten Bima Akan Dipetakan

Kabupaten Bima, Kahaba,- Kabupaten Bima memiliki 64 desa pesisir dan 4 teluk besar serta banyak pulau kecil yang potensial untuk dikembangkan. Selasa (16/4) pagi, bertempat di Aula Kantor BAPPEDA Kabupaten Bima, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bima mengadakan Diskusi mengenai Pembentukan Tim POKJA Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Kabupaten Bima.

Salah satu pantai potensial di Kecamatan Ambalawi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Ir. Hj. Nurma dalam laporannya mengatakan, Kabupaten Bima memiliki 64 desa pesisir. Sedangkan teluk berjumlah 4 teluk, yang terdiri dari teluk Bima, teluk Waworada, teluk Sanggar dan teluk Sape. "Tentunya berdasarkan potensi yang ada, rencana kita nantinya pemetaan dalam rangka tersedianya pemanfaatan tata ruang atau tata kelola pesisir dan laut yang ada di Kabupaten Bima," ujarnya.

Kegiatan ini dikatakannya penting sebagai langkah awal perizinan zonasi yang diawali dengan pembentukan Pokja sebagai tim teknis dalam rangka memberikan masukan atau gambaran terhadap perizinan zonasi nantinya.

Bupati Bima yang diwakili Pelaksana tugas (plt) Sekretaris Daerah Drs. H. Abdul Wahab dalam sambutannya mengatakan, pada prinsipnya penataan ruang laut pesisir dan pulau-pulau kecil dapat dilihat sebagai kebijakan publik yang mengoptimalisasikan semua kepentingan pelaku pembangunan.

Karenanya harus menyelaraskan fungsi-fungsi kegiatan pemanfaatan ruang, baik antar sektor maupun antar wilayah aadministrasi pemerintahan agara bersinergi positif dan tidak menimbulkan konflik yang justru akan menguras energi untuk mengurainya.

"Diharapkan ke depannya zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil ini akan mampu melindungi, mengkonservasi, merehabilitasi, memanfaatkan dan memperkaya sumber daya pesisir dan pulau-pulau kecil serta sistem ekologisnya secara berkelanjutan agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir," harapnya.

Berkaitan dengan kehadiran instansi terkait pada acara tersebut, Drs. H. Abdul Wahab mengatakan bahwa Rencana Zonasi harus mampu mewujudkan kehidupan yang maju, terintegrasi dan selaras, baik obyek maupun subyek, dari semua pemangku kepentingan secara berkelanjutan serta Perda ini harus saling mendukung dan menguatkan dengan Perda RTRW Provinsi NTB.

"Saya berharap Sosialisasi Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Kabupaten Bima ini akan lebih memperkuat peran serta masyrakat dan lembaga pemerintah. Disamping mendorong inisiatif masyarakat dalam menjaga, melindungi dan pengawasan wilayah Pesisir dan Pulau-pulau kecil dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup serta meningkatkan kualitas sumber daya alam di wilayah Kabupaten Bima," tutup H. Wahab.

Dalam acara tersebut, tampak pula hadir Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Denpasar, Kepala Bappeda Drs. Muzakkir, M.Sc, Ir. Ikram M. Sangadji, M. Si dan para pejabat Dinas/Badan terkait lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bima.

Aksi Demo di Bandara Berujung Bentrok

Kamis, 29 Maret 2012 Aksi penolakan kenaikan bahan bakar minya (BBM) di bandar udara sultan Muhammad Salahuddin Bima, Kamis (29/3) berujung bentrok. Sejumlah mahasiswa yang hendak menduduki bandara dipukul mundur oleh aparat. Aksi saling lempar pun terjadi antara massa dengan aparat. Tembakan peringatan dan gas air mata dilepaskan untuk membubarkan massa. Sembilan mahasiswa diamankan aparat, sementara satu orang luka tembak, Haerudin, mahasiswa bahasa Inggris semester enam STKIP Taman Siswa. Diduga korban terkena peluru tajam yang mengenai paha kirinya hingga tembus. Bahkan peluru itu juga menembus tangan kanannya. Korban oleh rekannya dilarikan ke Puskesmas Woha untuk mendapat penanganan, sebelum akhirnya dirujuk di RSUD Bima. Satu mahasiswa saat kejadian bentrokan itu pingsan saat lari dari kejaran polisi. Polisi mengerjar massa sampai jembatan Palibelo, aksi saling lempar kembali terjadi. Massa yang marah karena satu rekannya tertembak memblokir jalan dengan batu. Ridwan, salah seorang pengurus HMI Cabang STKIP Bima, menyesalkan tindakan represif aparat yang menembak massa dengan peluru tajam. Karena korban adalah kader HMI, maka insiden itu telah dilaporkan ke PB HMI di Jakarta. "Ini bukan peluru karet, tapi peluru tajam," ujarnya. Sementara itu, Haeruddin mengaku, saat polisi mengejar massa, hendak berbalik ke kampus. Namun peluru menghentikan langkahnya, hingga jatuh terkulai dan ditolong oleh rekannya. "Saya ditembak dari jarak jauh dan ini menggunakan peluru tajam," katanya. (*)

Saturday, April 20, 2013

Konsep Psikologi Komunikasi

Komunikasi merupakan aktivitas yang paling esensial dalam kehidupan manusia. Kurang lebih 70% dari waktu bangun kita dipergunakan untuk berkomunikasi. Keberhasilan seseorang pun dapat dilihat dari keterampilannya dalam berkomunikasi. Kurangnya komunikasi akan menghambat perkembangan kepribadian.
Komunikasi amat erat kaitannya dengan perilaku dan pengalaman kesadaran manusia. Atau dengan kata lain, ilmu komunikasi juga berkaitan erat dengan ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia, yaitu Psikologi. Akan tetapi, komunikasi bukanlah subdisiplin ilmu dari psikologi. Justru komunikasi dipelajari oleh disiplin-disiplin ilmu yang lain, seperti psikologi dan sosiologi.
Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan "komunikasi" itu? Ada banyak sekali definisi dari "komunikasi". Definisi-Definisi yang timbul tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai perspektif seperti mekanistis, sosiologistis, atau psikologistis. Komunikasi sebagai aktivitas esensial manusia, memiliki makna yang benar-benar luas. Mulai dari penyampaian energi, gelombang suara, tanda di antara tempat, sistem atau organisme.
Sederhananya, komunikasi merupakan proses penyampaian informasi yang diterima oleh alat-alat indera, ke bagian otak. Informasi itu bisa berasal dari lingkungan, organisme lainnya, atau dari diri sendiri. Ditinjau dari sudut pandang ilmu Biologi, proses penyampaian informasi itu sendiri merupakan suatu proses yang teramat rumit dan kompleks. Hasil dari sinergi otak dengan berbagai alat indera dan organ-organ tubuh, serta melibatkan jutaan sel syaraf di otak dan seluruh bagian tubuh.
Tetapi, hal yang dibahas dalam psikologi adalah analisis terhadap seluruh komponen yang terlibat dalam proses komunikasi itu. Pada diri komunikan, psikologi berusaha merumuskan karakteristik pihak komunikan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku komunikasinya. Sedangkan pada pihak komunikator, psikologi menganalisa bagaimana suatu keberhasilan komunikasi (komunikasi efektif) bisa terjadi. Selain itu, psikologi juga menganalisis bagaimana sebuah
stimulus bisa menimbulkan respons pada individu atau bagaimana suatu aktivitas komunikasi bisa menimbulkan suatu akibat.
Tujuan manusia berkomunikasi adalah untuk menghasilkan suatu tindakan komunikasi efektif. Atau dengan kata lain, menyampaikan apa yang ada di pikiran komunikator, agar sama dengan apa yang dipikirkan oleh pihak komunikan. Komunikasi yang efektif ini, setidaknya menimbulkan lima hal, yaitu pengertian, kesenangan, pengaruh pada sikap, hubungan yang makin baik serta tindakan.
Disinilah peranan psikologi dalam komunikasi. Selain menganalisis penyebab, dampak dll, psikologi juga berusaha menemukan apa cara yang paling baik untuk menimbulkan komunikasi efektif. Dengan mempelajari psikologi, komunikasi yang akan kita lakukan dapat dilancarkan dengan cara yang terbaik. Selain itu, dampak dari komunikasi yang dilakukan pun dapat diprediksikan.
Itulah konsep dari psikologi komunikasi. Psikologi komunikasi berusaha untuk menganalisis proses berkomunikasi antar individu atau dengan diri sendiri, dengan sejelas-jelasnya. Bila suatu komunikasi telah berhasil, maka tujuan yang ingin kita tuju pun dapat dicapai. Selain itu kepribadian yang kita miliki pun akan berkembang dengan baik.
Referensi
Rakhmat, Jalaludin. 1985. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosadakarya.

Binatang Yang Di dalam Al’Quran


Di dalam Al Qur'an Allah SWT banyak mengumpamakan sesuatu, termasuk perbuatan manusia dengan tingkah laku binatang, hal ini bertujuan agar manusia dapat mengambil pelajaran dari perumpamaan tersebut.

Laba-Laba ( Al Ankabut )
"Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung –pelindung selain Allah SWT adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui" ( QS. Al ankabut 41 )
Allah SWT menyempurnakan orang yang menyekutukan seumpama laba-laba yang membangun rumah, yang merupakan rumah paling lemah di bumi. Dalam kenyataannya kita dapati ada orang yang meminta pertolongan kepada para dukun dan para normal, padahal kita ketahui dukun dan para normal adalah manusia biasa, sama seperti kita : sakit, mengantuk makan dan minum, bahkan dia tidak tahu apa yang terjadi sehari bahkan satu jam kemudian. Yang membedakan kita dengan mereka adalah mereka mempunyai syetan sebagai penolong-penolong baik dari golongan jin maupun manusia. Syetanlah yang mewujudkan kepada mereka terutama syetan dari golongan jin, nama lain syetan adalah thagut. Thagutlah penolong mereka yang membawa manusia dari cahaya menuju kegelapan. Seseorang ketika dilanda kesulitan, selayaknya hanya Allah SWT yang menciptakan, melindungi, mengatur, menghidupkan dan mematikan. Itulah perlindungan yang kuat. Orang yang memohon kepada alam seperti lautan, gunung berapi, ruwatan missal dan selainnya maka perbuatannya justru akan mendatangkan bencana, karena kesyirikan adalah sebab utama murka Allah SWT dan turunya adzab.
Keledai (Khaimar)
" Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah SWT itu dan Allah SWT tiada memberi petunjuk kepada kaum yang dzalim," (QS. Al Jumuah : 5 ).
Allah SWT mengumpamakan Bani Israel dengan keledai yang membawa kitab, dimana kitab itu sama sekali tidak bermanfaat bagi keledai, mereka mempunyai Taurat, namun perilaku. Mereka bertolak belakan dengan kitabnya. Ketika taurat memerintahkan amar maruf nahi munkar, mereka tidak melarang melarang kemungkaran tersebut, hingga jadilah mereka melakukan tersebut, hingga jadilah mereka kera yang hina. Meskipun ayat ini turun berkenaan dengan Bani Israel, namun juga mencakup pengikut agama samawi, seperti pengikut Nabi Isa dan Nabi Muhammad, Allah SWT telah menurunkan injil yang memerintahkan agar mentauhidkan Allah tetapi kaum Nasrani justru merubah kitabnya dan menuhankan Isa Allah SWT menurunkan Al Quran kepada ummat Islam, namun sebagian besar ummat Islam jauh dari tuntunan al Qur'an, jangankan mengamalkannya untuk mengerti , bahkan membacanyapun banyak yang enggan.
Lebah ( An Nahl )
" dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah :" Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia." (QS. An Nahl,68 )

Salah satu cirri yang menonjol dari lebah adalah merupakan binatang yang produktif, hygienis, efektif, efisien dan bermanfaat. Dikatakan produktif karena lebah selalu sibuk bekerja, dikatakan hygienis karena apa yang dimakan dan di hasilkan sehat juga menyehatkan, di katakana efisien dan efektif karena apa yang dikerjakannya tepat bahkan struktur sarangnya sangat presisi ( pas) karena berbentuk hexagonal. Dikatakan bermanfaat karena karena madu sangat berguna bagi kesehatan. Sebagai seorang muslim seharusnya kita berkaca dengan perilaku lebah, yaitu dengan selalu bekerja untuk kepentingan hidup di dunia dan bekal di akhirat kelak, kita tidak pernah menemukan lebah berkeliling dari satu koloni ke koloni yang lain untuk meminta minta, sementara banyak kita jumpai manusia yang kekurangan harta menadahkan tangannya kepada sesama manusia dengan bermacam alasan, sebagaian yang lain merampas milik saudaranya. Di bagian dunia yang lain, banyak manusia yang mempunyai kelebihan harta menggunakannya untuk hal yang tidak bermanfaat bahkan mendatangkan mudharat, dengan menghamburkannya di meja judi, mempunyai rumah dan kendaraan mewah melebihi kebutuhannya akan sebuah tempat tinggal dan alat transportasi. Berlibur ke negara negara kafir yang banyak menghabiskan waktu dan biaya. Padahal manusia juga harus bermanfaat bagi manusia lainnya, bahkan manusia yang paling baik adalah yang paling banyak mendatangkan manfaat bagi sesamanya.

Kalb ( Anjing)
"Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah kami berikan kepadanya ayat-ayat kami ( pengetahuan tentang isi Al Kitab ), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu lalu dia diikuti oleh syetan (sampai dia tergoda ), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. Dan kalau kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurunkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu menghalalkannya dijulurkanya lidah dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir."
Abdullah Bin Mas'ud mengatakan bahwa yang dimaksud pada ayat di atas adalah seorang dari Bani Israel yang bernama Bal'am bin Baura, seorang alim ( ulama ) yang sangat paham tentang ilmu agama, setiap doanya selalu di kabulkan oleh Allah SWT Singkatnya ia di berikan anugrah Ilmu yang merupakan anugrah besar setelah hidayah. Namun ia tergoda oleh kesenangan dan kemegahan duniawi , harta benda, wanita dan perhiasan dunia lainya, akhirnya dia menjadi manusia yang hina. Pada saat ini tidak jarang kita melihat orang atau tokoh agama yang menjual agama-nya dengan harga yang sedikit, ia sembunyikan yang sunnah, sementara umat di biarkan, bahkan di ajarkan ritual bi'ah. Karena takut ditinggalkan ummat walaupun harus dengan menelisihkan sunnah ( semoga kita selamatkan dari hal seperti ini ). Sebagian lagi menggunakan pengikutnya yang berjumlah besar sebagai cara menaikan posisi tawar dalam merebut kedudukan atau harta dunia kepada tokoh atau partai politik yang memerlukan suaranya. Padahal ia tahu umat bukan untuk di perjual belikan suaranya, tetapi di arahkan, dibimbing untuk mengenal kitab Allah dan Sunnah Rasullulah Banyak kita dapati tokoh agama yang tidak mau membenarkan kesalahan ummat Islam karena takut di jauhi, padahal kebenaran harus tetap disuarakan walaupun tentu saja pelaksanaannya harus dengan cara yang baik dan meminimalisir resiko yang akan di timbulkan, seperti penentangan, penghinaan, pengusiran bahkan kadang kekerasan fisik, namun bukan dengan meninggalkan dan membiarkan kesalahan yang terjadi, walaupun dengan alasan kerukunan, persatuan, apalagi suara partai. Karena kerukunan yang berdiri di atas kesyirikan dan persatuan di dalam kebid'ahan adalah kerukunan dan persatuan yang semu.
Khinzir ( Babi )
Perumpamaan Babi adalah untuk manusia yang selalu bergelimang dengan maksiat, kekotoran, kekejian tidak mengenal rasa malu dan serakah. Salah satu contoh keserakahan babi adalah, hamper tidak ada yang tidak dimakan babi, ia memakan bangkai, kotoran manusia bahkan kotoranya sendiri, apabila perutnya sudah kenyang ia akan memuntahkannya dan memakannya lagi. Saat ini Negara Mexsico yang terkenal dengan makanan khasnya yang bertahan dasar daging Babi, menyebarkan flu Babi yang dampaknya menimpa hamper keseluruh dunia. Sedemikian besar akibatbya namun bagi mereka yang "Buta" mata dan hatinya tetap tidak mau kembali kepada kebenaran Islam. Benarkah Al Quran yang telah mengharamkan Babi di beberapa ayat-nya.
Allah SWT berfirmsn : "Sesung-guhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika di sembelih) di sebut (nama) selain Allah SWT. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya ) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah SWT Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. AlBaqarah : 173), dan QS. Al Maidah Ayat 3.
Sebenarnya masih banyak binatang yang disebutkan oleh Allah dalam Al Qur"an untuk dijadikan pelajaran bagi hamba-nNya yang beriman.
Semoga perumpamaan tersebut semakin menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT

Logika

Ilmu adalah kumpulan pengetahuan yang ditata sehingga menampilkan pola-po-la yang teratur dan berlaku secara umum. Menurut paham empirisme, pengetahuan diperoleh melalui pengamatan atas fakta yang ditemukan di alam; sementara menurut paham rasionalisme, kebenaran pengetahuan hanya dapat ditemukan melalui proses pemikiran atau penalaran.
Proses berpikir untuk menarik suatu kesimpulan yang berupa ilmu pengetahuan disebut proses bernalar. Penalaran menghasilkan ilmu pengetahuan yang dikaitkan dengan kegiatan berpikir dan bukan dengan perasaan. Agar pengetahuan yang dihasilkan dari penalaran itu mempunyai dasar kebenaran, maka proses berpikirharus dilakukan dengan cara terte ntu. Suatu penarikan kesimpulan dianggap sahih (valid) jika proses pe-narikan kesimpulannya dilakukan menurut cara tertentu tersebut yang disebut logika.
Logika dapat didefinisikan sebagai pengkajian untuk berpikir secara sahih. Paham empirisme melakukan penarikan kesimpulan dengan menggunakan logika induktif, sementara penganut paham rasionalisme melakukan penarikan kesimpulan dengan logika deduktif. Logika induktif digunakan untuk penarikan kesimpulan dari kasus-kasus individual nyata menjadi kesimpulan umum. Sedangkan logika deduktif biasanya mem-bantu kita dalam menarik kesimpulan dari hal yang bersifat umum menjadi khusus yang bersifat individual.
Penalaran secara induktif dimulai dengan mengemukakan pernyataan-pernyataan yang mempunyai ruang lingkup yang khas dan terbatas untuk menyusun argumentasi yang diakhiri dengan pernyataan yang bersifat umum. Misalnya, kita memiliki fakta bahwa harimau, gajah, sapi, kera dan ayam memiliki mata maka kita menarik kesimpulan umum bahwa semua binatang memiliki mata. Pada penalaran dengan logika deduktif, kesimpulan yang ditarik merupakan konsekuensi logis dari fakta-fakta yang mendasarinya sehingga dilakukan penarikan kesimpulan yang bersifat khusus dengan menggunakan pernyataan yang bersifat umum menggunakan pola pikir silogisme. Silogisme dibentuk oleh dua pernyataan alasan (premis mayor dan premis minor) dan kesimpulan yang ditarik secara logis dari dua premis pendukungnya. Sebagai contoh: jika semua makhluk hidup memiliki mata (premis mayor-umum) dan si Polan adalah makhluk hidup (premis minor) maka si Polan mempunyai mata (kesimpulan).
Pertumbuhan, pergantian dan penyerapan teori Ilmu atau pengetahuan ilmiah dikembangkan dengan menggabungkan pendekatan rasionalis dan pengalaman empiris sehingga suatu pernyataan ilmiah merupakan penjelasan rasional yang berkesesuaian dengan objek yang dijelaskannya. Metode deduksi digunakan untuk menemukan aturan-aturan yang berlaku secara pasti, dengan bersandar pada aksioma yang kebenarannya telah ditentukan sementara metoda induksi digunakan untuk menguji apakah aksioma yang digunakan tersebut dapat terus dipertahankan sehingga bisa dikembangkan lebih lanjut) atau tidak.
Suatu penjelasan rasional yang belum teruji kebenarannya secara empiris statusnya masih bersifat hipotesis. Hipotesis disusun secara deduktif menggunakan premis-premis dari ilmu yang sudah diketahui kebenarannya, sebagai dugaan atau jawaban sementara terhadap suatu masalah. Proses induksi dilakukan pada tahap verifikasi atau pengujian hipotesis, dimana dilakukan pengumpulan fakta-fakta empiris untuk menilai apakah hipotesis didukung oleh fakta (dapat dibuktikan) atau tidak. Penggunaan logika deduksi dan induksi secara berkesinambungan inilah yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan, pergantian dan penyerapan suatu teori (ilmu).

Termodinamika

Termodinamika adalah kajian tentang kalor (panas) yang berpindah. Dalam termodinamika kamu akan banyak membahas tentang sistem dan lingkungan. Kumpulan benda-benda yang sedang ditinjau disebut sistem, sedangkan semua yang berada di sekeliling (di luar) sistem disebut lingkungan.

Usaha Luar

Usaha luar dilakukan oleh sistem, jika kalor ditambahkan (dipanaskan) atau kalor dikurangi (didinginkan) terhadap sistem. Jika kalor diterapkan kepada gas yang menyebabkan perubahan volume gas, usaha luar akan dilakukan oleh gas tersebut. Usaha yang dilakukan oleh gas ketika volume berubah dari volume awal V1 menjadi volume akhir V2 pada tekanan p konstan dinyatakan sebagai hasil kali tekanan dengan perubahan volumenya.

W = pV= p(V2V1)

Secara umum, usaha dapat dinyatakan sebagai integral tekanan terhadap perubahan volume yang ditulis sebagai

Tekanan dan volume dapat diplot dalam grafik pV. jika perubahan tekanan dan volume gas dinyatakan dalam bentuk grafik pV, usaha yang dilakukan gas merupakan luas daerah di bawah grafik pV. hal ini sesuai dengan operasi integral yang ekuivalen dengan luas daerah di bawah grafik.

Gas dikatakan melakukan usaha apabila volume gas bertambah besar (atau mengembang) dan V2 > V1. sebaliknya, gas dikatakan menerima usaha (atau usaha dilakukan terhadap gas) apabila volume gas mengecil atau V2 < V1 dan usaha gas bernilai negatif.

Energi Dalam

Suatu gas yang berada dalam suhu tertentu dikatakan memiliki energi dalam. Energi dalam gas berkaitan dengan suhu gas tersebut dan merupakan sifat mikroskopik gas tersebut. Meskipun gas tidak melakukan atau menerima usaha, gas tersebut dapat memiliki energi yang tidak tampak tetapi terkandung dalam gas tersebut yang hanya dapat ditinjau secara mikroskopik.

Berdasarkan teori kinetik gas, gas terdiri atas partikel-partikel yang berada dalam keadaan gerak yang acak. Gerakan partikel ini disebabkan energi kinetik rata-rata dari seluruh partikel yang bergerak. Energi kinetik ini berkaitan dengan suhu mutlak gas. Jadi, energi dalam dapat ditinjau sebagai jumlah keseluruhan energi kinetik dan potensial yang terkandung dan dimiliki oleh partikel-partikel di dalam gas tersebut dalam skala mikroskopik. Dan, energi dalam gas sebanding dengan suhu mutlak gas. Oleh karena itu, perubahan suhu gas akan menyebabkan perubahan energi dalam gas. Secara matematis, perubahan energi dalam gas dinyatakan sebagai

untuk gas monoatomik

untuk gas diatomik

Dimana ∆U adalah perubahan energi dalam gas, n adalah jumlah mol gas, R adalah konstanta umum gas (R = 8,31 J mol−1 K−1, dan ∆T adalah perubahan suhu gas (dalam kelvin).

Hukum I Termodinamika

Jika kalor diberikan kepada sistem, volume dan suhu sistem akan bertambah (sistem akan terlihat mengembang dan bertambah panas). Sebaliknya, jika kalor diambil dari sistem, volume dan suhu sistem akan berkurang (sistem tampak mengerut dan terasa lebih dingin). Prinsip ini merupakan hukum alam yang penting dan salah satu bentuk dari hukum kekekalan energi.

Sistem yang mengalami perubahan volume akan melakukan usaha dan sistem yang mengalami perubahan suhu akan mengalami perubahan energi dalam. Jadi, kalor yang diberikan kepada sistem akan menyebabkan sistem melakukan usaha dan mengalami perubahan energi dalam. Prinsip ini dikenal sebagai hukum kekekalan energi dalam termodinamika atau disebut hukum I termodinamika. Secara matematis, hukum I termodinamika dituliskan sebagai

Q = W + ∆U

Dimana Q adalah kalor, W adalah usaha, dan ∆U adalah perubahan energi dalam. Secara sederhana, hukum I termodinamika dapat dinyatakan sebagai berikut.

Jika suatu benda (misalnya krupuk) dipanaskan (atau digoreng) yang berarti diberi kalor Q, benda (krupuk) akan mengembang atau bertambah volumenya yang berarti melakukan usaha W dan benda (krupuk) akan bertambah panas (coba aja dipegang, pasti panas deh!) yang berarti mengalami perubahan energi dalam U.

Proses Isotermik

Suatu sistem dapat mengalami proses termodinamika dimana terjadi perubahan-perubahan di dalam sistem tersebut. Jika proses yang terjadi berlangsung dalam suhu konstan, proses ini dinamakan proses isotermik. Karena berlangsung dalam suhu konstan, tidak terjadi perubahan energi dalam (∆U = 0) dan berdasarkan hukum I termodinamika kalor yang diberikan sama dengan usaha yang dilakukan sistem (Q = W).

Proses isotermik dapat digambarkan dalam grafik pV di bawah ini. Usaha yang dilakukan sistem dan kalor dapat dinyatakan sebagai

Dimana V2 dan V1 adalah volume akhir dan awal gas.

Proses Isokhorik

Jika gas melakukan proses termodinamika dalam volume yang konstan, gas dikatakan melakukan proses isokhorik. Karena gas berada dalam volume konstan (∆V = 0), gas tidak melakukan usaha (W = 0) dan kalor yang diberikan sama dengan perubahan energi dalamnya. Kalor di sini dapat dinyatakan sebagai kalor gas pada volume konstan QV.

QV = ∆U

Proses Isobarik

Jika gas melakukan proses termodinamika dengan menjaga tekanan tetap konstan, gas dikatakan melakukan proses isobarik. Karena gas berada dalam tekanan konstan, gas melakukan usaha (W = pV). Kalor di sini dapat dinyatakan sebagai kalor gas pada tekanan konstan Qp. Berdasarkan hukum I termodinamika, pada proses isobarik berlaku

Sebelumnya telah dituliskan bahwa perubahan energi dalam sama dengan kalor yang diserap gas pada volume konstan

QV =∆U

Dari sini usaha gas dapat dinyatakan sebagai

W = QpQV

Jadi, usaha yang dilakukan oleh gas (W) dapat dinyatakan sebagai selisih energi (kalor) yang diserap gas pada tekanan konstan (Qp) dengan energi (kalor) yang diserap gas pada volume konstan (QV).

Proses Adiabatik

Dalam proses adiabatik tidak ada kalor yang masuk (diserap) ataupun keluar (dilepaskan) oleh sistem (Q = 0). Dengan demikian, usaha yang dilakukan gas sama dengan perubahan energi dalamnya (W = ∆U).

Jika suatu sistem berisi gas yang mula-mula mempunyai tekanan dan volume masing-masing p1 dan V1 mengalami proses adiabatik sehingga tekanan dan volume gas berubah menjadi p2 dan V2, usaha yang dilakukan gas dapat dinyatakan sebagai

Dimana γ adalah konstanta yang diperoleh perbandingan kapasitas kalor molar gas pada tekanan dan volume konstan dan mempunyai nilai yang lebih besar dari 1 (γ > 1).

Proses adiabatik dapat digambarkan dalam grafik pV dengan bentuk kurva yang mirip dengan grafik pV pada proses isotermik namun dengan kelengkungan yang lebih curam.

Friday, April 19, 2013

Radiasi di Rumah


Tanpa disadari, di dalam rumah kita selalu berhadapan dengan radiasi, lo. Namun tak semuanya berbahaya, kok.



 
TV yang biasa kita tonton sehari-hari, misal. Di dalamnya ada tabung katoda atau tabung gambar yang menembakkan elektron, hingga bila terkena kaca TV akan berpendar dan timbullah gambar yang kita lihat. Dari sinilah muncul radiasi, tapi radiasinya bersifat soft X-ray atau sinar X yang sangat rendah/lunak. Jadi, radiasi yang ditimbulkan TV tak seperti sinar rontgen yang bisa menembus kulit, misal.
Kendati demikian, bilang dr. Kunto Wiharto, tetap bisa menimbulkan efek, terutama pada mata. "Antara lain menyebabkan mata kronis atau katarak." Itu sebab, anjur Kepala Puslitbang Keselamatan Radiasi dan Biomedika Nuklir pada Badan Tenaga Atom Nasional ini, jarak menonton TV bagi anak-anak minimum 2 meter untuk mencegah dari efek yang terakumulasi bertahun-tahun.
Selain TV, layar komputer juga memancarkan radiasi, tapi kecil sekali. Cuma, karena mata merupakan bagian tubuh yang sensitif, bila konsistensinya terus menerus bisa menimbulkan katarak. Sedangkan sinar atau cahaya lampu tak menimbulkan radiasi. "Yang tampak keluar adalah radiasi sinar. Jadi, efeknya tak berbahaya, lebih pada membuat mata letih."

GAS RADON

Radiasi yang ditimbulkan TV dan komputer tadi disebut radiasi buatan. Masih ada lagi radiasi yang disebut radiasi alam. Menurut Kunto, sebanyak 78 persen dari seluruh dosis radiasi yang diterima manusia, berasal dari sumber alam. Sementara kontribusi radiasi buatan hanya 22 persen dan kebanyakan berasal dari penyinaran medis seperti foto rontgen.
Radiasi alam, terangnya, sudah ada sejak bumi diciptakan. Misal, sinar matahari yang memunculkan radiasi cahaya dan radiasi pengion. Radiasi pengion terbagi lagi menjadi radiasi sinar X, radiasi sinar gamma, dan radiasi kosmik yang berasal dari angkasa luar. "Namun semua radiasi ini setelah sampai di bumi tak membahayakan lagi karena sudah melalui atmosfir."
Radiasi lain yang berasal dari bumi ialah gas radon, ditemukan pada batu-batuan seperti batu bata, batu kali, semen, beton, tanah, dan pasir yang banyak digunakan untuk bahan dasar membangun rumah. Namun gas radon lebih menjadi perhatian negara empat musim, karena mereka memiliki musim dingin hingga mengharuskan arsitektur bangunannya tertutup.
Memang, ujar Kunto, di negara tropis seperti Indonesia juga banyak bangunan yang mengikuti gaya arsitektur Barat, hingga menutup rapat ruangan dan melengkapinya dengan AC. Namun hal ini sama sekali tak bagus karena pada ruang tertutup, udara tak dapat bersirkulasi dengan baik, hingga membuat gas radon tak bisa keluar ke mana-mana.
Keberadaan AC pun tak membantu karena gas tersebut hanya berputar-putar di sekitar ruangan. Akibatnya, bisa terisap masuk ke dalam paru-paru. Di sini bahayanya! Bisa memberi kontribusi pada penyakit, lo, seperti kanker paru-paru dan mutasi gen. Namun tak usah cemas, karena kontribusinya kecil sekali, sekitar 3 persen. "Yang lebih besar kontribusinya adalah faktor lain seperti keturunan dan lingkungan."
Toh, tak ada salahnya kita mengurangi dampak negatif gas radon. Caranya, ciptakan ventilasi yang baik di dalam rumah, yaitu dengan membuat banyak jendela dan lubang angin agar gas radon tak terkonsentrasi dalam ruang dan ada pertukaran udara. Bisa juga dengan pemilihan arsitektur tradisional atau mendekati alamiah, seperti mengurangi batu-batuan dan menggantinya dengan bahan-bahan dari kayu.
Menurut Kunto, arsitektur yang sesuai untuk negara tropis menyerupai rumah-rumah peninggalan jaman Belanda. "Mereka, kan, masih menerapkan pendekatan alamiah. Misal, atap dibuat tinggi, jendela banyak dan besar, serta banyak lubang angin hingga udara tak terasa panas."

MAKANAN PUN BERADIASI


Selain yang sudah disebut tadi, ternyata radiasi alam juga bisa ditemukan pada makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Malah, tutur Kunto, sekitar 1/8 seluruh dosis radiasi yang diterima manusia berasal dari radiasi internal yang masuk ke tubuh melalui bahan makanan yang kita makan. "Jadi, meski kita berupaya melindungi rumah dari bahan-bahan yang bisa memancarkan radiasi, selama masih butuh makan dan minum, kita tak bebas sama sekali dari radiasi."
Makanan dan minuman ini, lanjutnya, secara tak langsung terkena radiasi dari sinar matahari. Pada makanan, kronologisnya: sinar kosmik yang ada pada sinar matahari sewaktu masuk ke dalam atmosfer berinteraksi dengan atom-atom karbon dari molekul CO2 yang banyak terdapat di udara, hingga menghasilkan karbon 14; karbon ini selanjutnya mengalami proses asimilasi (fotosintesa) dalam daun-daunan berwarna hijau dan menjadi zat pati (hidrat arang); zat pati ini lalu dimakan dimakan oleh sapi atau kambing, yang akhirnya dikonsumsi manusia dalam bentuk daging hewan maupun air susunya.
Sedangkan radiasi pada minuman didapat dari kandungan kalium yang ada di alam. Kalium adalah mineral yang dibutuhkan tubuh. Namun 4 di antara 10 ribu atom kalium yang ada di alam, memiliki isotop 40 yang termasuk zat radioaktif. Nah, sewaktu kita minum air, bersama dengan mineral lain seperti natrium, kalsium, dan yodium, maka kalium (yang di antaranya berisotop 40) akan masuk ke tubuh hingga ke dalam sel-sel penyusun tubuh.
TAK BISA DIHINDARI
Jadi, pengertian radiasi tak melulu berhubungan dengan zat radio aktif yang dapat mengakibatkan berbagai penyakit menyeramkan, seperti kanker, kemandulan, penyakit keturunan, bahkan kematian. "Dampak negatif seperti itu bisa terjadi hanya bila korban terkena radiasi secara langsung," bilang Kunto.
Sedangkan zat-zat di sekitar rumah yang bisa menimbulkan radiasi, dosisnya sedikit dan itu suatu hal yang alamiah sekali. "Seperti api yang sudah menjadi fakta kehidupan, radiasi pun tak bisa dihindari dari kehidupan sehari-hari." Itu sebab, tekannya, tak perlu terlalu dikhawatirkan atau takut berlebihan sampai fobia segala.
Jangan Lupa Bersihkan AC
Menurut Kunto, AC yang jarang dibersihkan bisa menjadi sumber penyakit, karena mengakibatkan serat-serat atau filter di dalamnya berubah jadi tempat berkembang biaknya kuman. "Begitu AC dinyalakan, kumannya akan menyebar dan terisap."
Salah satu penyakit yang dapat ditimbulkan adalah penyakit legionair: semacam radang paru-paru dengan gejala demam, batuk, dan sakit pernafasan. Penyakit ini memang tak populer di Indonesia tapi sudah ditemukan di luar negeri.
Toh, tak ada salahnya kita berjaga-jaga. Jadi, bersihkan AC tiap 2 minggu sekali dengan cara dicuci dan disemprotkan desinfektan agar kumannya mati. Jangan pula lupa untuk menservisnya tiap 3 atau 6 bulan sekali.