Salam Kenal kawan
Fahry Physics Unhas 2008
Mulailah dengan Mencintai
Love Physics
Mari Memahami Sains Islam
Pahamilah dengan Ilmu
Alam Semesta Menjadi Kawan untuk Bersyukur
Makro Kosmos
Ingatlah Fisika Tak Serumit yang Orang Bilang
Fisika itu Mudah
Gejala Adalah Buku yang Harus Dibaca dengan Pikiran
Pahami Gejala Sekitar
Menemukan Solusi disegala Objek Pemecahan
Menjadi Pemikir Hebat
Sains Menjadi basic Belajar dalam Hidup
Pembelajar Sains
Memahami untuk Menjaga
Menjaga Kearifan Prilaku
Berjalan Lebih Progresif dengan Organisasi
Organisasi
Saturday, March 22, 2014
Analisis Dimensional
Besaran dan Satuan
No
|
Nama Besaran
Pokok
|
Lambang Besaran
Pokok
|
Satuan
|
Lambang
Satuan
|
| 1. |
Panjang
|
l
|
Meter
|
m
|
| 2. |
Massa
|
m
|
Kilogram
|
kg
|
| 3. |
Waktu
|
t
|
Sekon
|
s
|
| 4. |
Kuat arus listrik
|
I
|
Ampere
|
A
|
| 5. |
Suhu
|
t
|
Kelvin
|
K
|
| 6. |
Intensitas cahaya
|
I
|
Kandela
|
cd
|
| 7. |
Jumlah zat
|
n
|
Mole
|
Mol
|
| 8. |
Sudut bidang datar
|
|
Radian
|
Rad *)
|
| 9. |
Sudut ruang
|
|
Steradian
|
Sr *)
|
No
|
Nama Besaran
Turunan
|
Lambang Besaran
Turunan
|
Satuan
Turunan
|
1.
|
Luas
|
A
|
m2
|
2.
|
Kecepatan
|
V
|
ms-1
|
3.
|
Percepatan
|
A
|
ms-2
|
4.
|
Gaya
|
F
|
kg ms-2
|
5.
|
Tekanan
|
P
|
kg m-1s-2
|
6.
|
Usaha
|
W
|
kg m2s-2
|
Monday, June 17, 2013
Gerak Melingkar
Gerak melingkar beraturan (GMB) merupakan gerak suatu benda yang menempuh lintasan melingkar dengan besar kecepatan tetap. Kecepatan pada GMB besarnya selalu tetap, namun arahnya selalu berubah, dan arah kecepatan selalu menyinggung lingkaran. Artinya, arah kecepatan (v) selalu tegak lurus dengan garis yang ditarik melalui pusat lingkaran ke titik tangkap vektor kecepatan pada saat itu.
Thursday, June 6, 2013
Pengertian Gaya dalam Fisika
Tahukah kamu, apa yang menyebabkan balon udara dapat bergerak ke atas?. Balon udara bergerak ke atas karena adanya tekanan udara yang menimbulkan dorongan pada balon. Dalam fisika, dorongan disebut dengan gaya. Selanjutnya gaya diartikan sebagai tarikan atau dorongan
Gaya menyebabkan benda diam menjadi bergerak, benda bergerak menjadi lebih cepat atau lebih lambat. Dalam hal ini gaya menyebabkan perubahan gerak benda. Selain itu gaya juga dapat menyebabkan perubahan bentuk, misalnya plastisin yang ditekan akan berubah bentuk. Jadi, gaya dapat merubah gerak ataupun bentuk benda
Tahukah kamu apa yang menyebabkan mobil dapat berjalan, apapula yang menyebabkan mobil dapat berhenti?. Mobil berjalan karena gaya dorong mesin dan berhenti karena gaya rem. Gaya seperti ini disebut dengan gaya kontak, yaitu gaya bekerja pada suatu benda melalui kontak (sentuh) langsung antara benda.
Selain gaya kontak adapula gaya tak kontak (tak sentuh), yaitu gaya yang bekerja tanpa melalui sentuhan (kontak) dengan benda. Apa yang menyebabkan seorang penerjun dapat meluncur ke bawah?. Apa pula yang menyebabkan sebuah apel jatuh ketanah? Benda jatuh karena gaya gravitasi bumi. Gaya gravitasi adalah contoh gaya tak sentuk. Contoh gaya tak sentuh lain adalah gaya listrik dan gaya magnet.
Gaya termasuk besaran vektor yaitu selain memiliki nilai juga memiliki arah. Gaya ini diukur dengan menggunakan alat yang disebut dinamometer atau neraca pegas. Satuan gaya dalam SI adalah newton yang disingkat N. Sedangkan satuan gaya dalam cgs adalah dyne.
1 N = 105 dyne
Rumus gaya
- F : gaya (N atau dn)
- m : massa (kg atau g)
- a : percepatan (m/s2 atau cm/s2)
Sebelum melanjutkan materi, coba ujilah pemahamanmu tentang gaya dengan menjawab soal-soal berikut!
- Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang gaya?
3. Jelaskan dua pengaruh gaya pada suatu benda?
4. Sebutkan empat contoh perubahan gerak benda?
5. Sebutkan dua contoh gaya kontak.
6. Sebutkan pula tiga contoh gaya tak kontak!
Gambar Gaya
Gaya merupakan besaran vektor yang memiliki besar dan arah. Gaya bersifat abstrak tidak dapat dilihat. Untuk itu dalam rangak memudahkan pembahasan, maka gaya digambar dengan menggunakan gambar anak panah. Dalam hal ini panjang anak panah menyatakan besarnya gaya, sedangkan arah anak panah menyatakan arah gaya.
Selain itu operasi penjumlaham, pengurangan, perkalian maupun pembagian harus menggunakan atuan vektor. Pada contoh di atas, arah gaya adalah sudut terhadap sumbu x, sedangkan besar gaya F dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut.
Jawaban soal latihan
1. Gaya adalah suatu tarikan atau dorongan.
2. Alat ukur gaya adalah dinamometer (neraca pegas) sedangkan satuannya adalah N (Newton).
3. Gaya dapat merubah bentuk benda dan dapat merubah gerak (kecepatan) benda.
4. Contoh perubahan gerak:
- Benda diam menjadi bergerak.
- Bergerak lambat menjadi cepat.
- Bergerak cepat menjadi lambat.
- Benda bergerak menjadi berhenti.
6. Contoh gaya tak kontak diantaranya gaya gravitasi, gaya lsitrik dan gaya magnet
Sumber
http://id.wikibooks.org/
http://www.elsmandagiri.com/
Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
Suatu benda dikatakan melakukan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) jika percepatannya selalu konstan. Percepatan merupakan besaran vektor (besaran yang mempunyai besar dan arah). Percepatan konstan berarti besar dan arah percepatan selalu konstan setiap saat. Walaupun besar percepatan suatu benda selalu konstan tetapi jika arah percepatan selalu berubah maka percepatan benda tidak konstan. Demikian juga sebaliknya jika arah percepatan suatu benda selalu konstan tetapibesar percepatan selalu berubah maka percepatan benda tidak konstan.
Karena arah percepatan benda selalu konstan maka benda pasti bergerak pada lintasan lurus. Arah percepatan konstan = arah kecepatan konstan = arah gerakan benda konstan = arah gerakan benda tidak berubah = benda bergerak lurus.Besar percepatan konstan bisa berarti kelajuan bertambah secara konstan atau kelajuan berkurang secara konstan. Ketika kelajuan benda berkurang secara konstan, kadang kita menyebutnya sebagai perlambatan konstan. Untuk gerakan satu dimensi (gerakan pada lintasan lurus), kata percepatan digunakan ketika arah kecepatan = arah percepatan, sedangkan kata perlambatan digunakan ketika arah kecepatan dan percepatan berlawanan.
Misalnya mula-mula mobil diam. Setelah 1 detik, mobil bergerak dengan kelajuan 2 m/s. Setelah 2 detik mobil bergerak dengan kelajuan 4 m/s. Setelah 3 detik mobil bergerak dengan kelajuan 6 m/s. Setelah 4 detik mobil bergerak dengan kelajuan 8 m/s. Dan seterusnya… Tampak bahwa setiap detik kelajuan mobil bertambah 2 m/s. Kita bisa mengatakan bahwa mobil mengalami percepatan konstan sebesar 2 m/s per sekon = 2 m/s2.
Contoh 2 : Besar perlambatan konstan (kelajuan benda berkurang secara konstan)
Misalnya mula-mula benda bergerak dengan kelajuan 10 km/jam. Setelah 1 detik, benda bergerak dengan kelajuan 8 km/jam. Setelah 2 detik benda bergerak dengan kelajuan 6 km/jam. Setelah 3 detik benda bergerak dengan kelajuan 4 km/jam. Setelah 4 detik benda bergerak dengan kelajuan 2 km/jam. Setelah 5 detik benda berhenti. Tampak bahwa setiap detik kelajuan benda berkurang 2 km/jam. Kita bisa mengatakan bahwa benda mengalami perlambatan konstan sebesar 2 km/jam per sekon.
Perhatikan bahwa ketika dikatakan percepatan, maka yang dimaksudkan adalahpercepatan sesaat. Demikian juga sebaliknya, ketika dikatakan percepatan sesaat, maka yang dimaksudkan adalah percepatan. Nah, dalam gerak lurus berubah beraturan (GLBB), percepatan benda selalu konstan setiap saat, karenanya percepatan benda sama dengan percepatan rata-ratanya. Jadibesar percepatan = besar percepatan rata-rata. Demikian juga, arah percepatan = arah percepatan rata-rata.
Dalam kehidupan sehari-hari sangat sulit ditemukan benda yang melakukan gerak lurus berubah beraturan, di mana perubahan kecepatannya terjadi secara teratur, baik ketika hendak bergerak dari keadaan diam maupun ketika hendak berhenti. walaupun demikian, banyak situasi praktis terjadi ketika percepatan konstan/tetap atau mendekati konstan, yaitu jika percepatan tidak berubah terhadap waktu (ingat bahwa yang dimaksudkan di sini adalah percepatan tetap, bukan kecepatan).
Contoh GLBB
Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah gerak lurus pada arah mendatar dengan kecepatan v yang berubah setiap saat karena adanya percepatan yang tetap. Dengan kata lain benda yang melakukan gerak dari keadaan diam atau mulai dengan kecepatan awal akan berubah kecepatannya karena ada percepatan (a= +) atau perlambatan (a= -).
Pada umumnya GLBB didasari oleh Hukum Newton II ( F = m . a).
vt = v0 + a.t
vt2 = v02 + 2 a S
S = v0 t + 1/2 a t2
vt = kecepatan sesaat benda
v0 = kecepatan awal benda
S = jarak yang ditempuh benda
f(t) = fungsi dari waktu t
V = ds/dt = f (t)
a = dv/dt = tetap
Syarat : Jika dua benda bergerak dan saling bertemu maka jarak yang ditempuh kedua benda adalah sama.
Sumber
http://id.wikibooks.org/
http://azzakadarwati.wordpress.com
Gerak Lurus Beraturan (GLB)
Suatu benda dikatakan melakukan gerak lurus beraturan jika kecepatannya selalu konstan. Kecepatan konstan artinya besar kecepatan alias kelajuan dan arah kecepatan selalu konstan. Karena besar kecepatan alias kelajuan dan arah kecepatan selalu konstan maka bisa dikatakan bahwa benda bergerak pada lintasan lurus dengan kelajuan konstan. Misalnya sebuah mobil bergerak lurus ke arah timur dengan kelajuan konstan 10 m/s. Ini berarti mobil bergerak lurus ke arah timur sejauh 10 meter setiap sekon. Karena kelajuannya konstan maka setelah 2 sekon, mobil bergerak lurus ke arah timur sejauh 20 meter, setelah 3
sekon mobil bergerak lurus ke arah timur sejauh 30 meter… dan seterusnya… bandingkan dengan gambar di samping. Perhatikan besar dan arah panah. Panjang panah mewakili besar kecepatan alias kelajuan, sedangkan arah panah mewakili arah kecepatan. Arah kecepatan mobil = arah perpindahan mobil = arah gerak mobil.
Perhatikan bahwa ketika dikatakan kecepatan, maka yang dimaksudkan adalahkecepatan sesaat. Demikian juga sebaliknya, ketika dikatakan kecepatan sesaat, maka yang dimaksudkan adalah kecepatan.
Ketika sebuah benda melakukan gerak lurus beraturan, kecepatan benda sama dengan kecepatan rata-rata. Kok bisa ya ? yupz. Dalam gerak lurus beraturan (GLB) kecepatan benda selalu konstan. Kecepatan konstan berarti besar kecepatan (besar kecepatan = kelajuan) dan arah kecepatan selalu konstan. Besar kecepatan atau kelajuan benda konstan atau selalu sama setiap saat karenanya besar kecepatan atau kelajuan pasti sama dengan besar kecepatan rata-rata.
Grafik Gerak Lurus Beraturan
Grafik sangat membantu kita dalam menafsirkan suatu hal dengan mudah dan cepat. Untuk memudahkan kita menemukan hubungan antara Kecepatan, perpindahan dan waktu tempuh maka akan sangat membantu jika digambarkan grafik hubungan ketiga komponen tersebut.
Grafik Kecepatan terhadap Waktu (v-t)
perhatikan grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) di samping.
Besar kecepatan benda pada grafik di atas adalah 3 m/s. 1, 2, 3 dstnya adalah waktu tempuh (satuannya detik). Amati bahwa walaupun waktu berubah dari 1 detik sampai 5, besar kecepatan benda selalu sama (ditandai oleh garis lurus).
Bagaimana kita mengetahui besar perpindahan benda melalui grafik di atas ? luas daerah yang diarsir pada grafik di atas sama dengan besar perpindahan yang ditempuh benda. Jadi, untuk mengetahui besarnya perpindahan, hitung saja luas daerah yang diarsir. Tentu saja satuan perpindahan adalah satuan panjang, bukan satuan luas.
Dari grafik di atas, v = 5 m/s, sedangkan t = 3 s. Dengan demikian, besar perpindahan yang ditempuh benda = (5 m/s x 3 s) = 15 m. Cara lain menghitung besar perpindahan adalah menggunakan persamaan GLB. s = v t = 5 m/s x 3 s = 15 m.
Persamaan GLB yang kita gunakan untuk menghitung besar perpindahan di atas berlaku jika gerakan benda memenuhi grafik tersebut. Pada grafik terlihat bahwa pada saat t = 0 s, maka v = 0. Artinya, pada mulanya benda diam, baru kemudian bergerak dengan kecepatan sebesar 5 m/s. Padahal dapat saja terjadi bahwa saat awal kita amati benda sudah dalam keadaan bergerak,
Pada gerak luru beraturan, berlaku persamaan :
dengan
v = kecepatan (m/s)
s = perpindahan (m)
t = waktu yang diperlukan (s)
Dari persamaan itu, dapat dicari posisi suatu benda yang dirumuskan dengan :
s = v.t
Contoh soal GLB
Sebuah mobil bergerak di sebuah jalan tol. Pada jarak 5 kilometer dari pintu gerbang tol, mobil bergerak dengan kelajuan tetap 90 km/jam selama 20 menit. Tentukan :
a. jarak yang ditempuh mobil selama 20 menit
b. posisi mobil dari gerbang jalan tol
Penyelesaian
jarak mula-mula s0 = 5 km
kecepatan (v) = 90 km/jam
waktu (t) = 20 menit = 1/3 jam
a. jarak yang ditempuh mobil selama 20 menit
s = v. t = (90 km/jam).(1/3 jam) = 30 km
b. posisi mobil dari gerbang jalan tol
s = s0 + v.t = 5 + 30 = 30 km
- Untuk mencari jarak yang ditempuh, rumusnya adalah
.
- Untuk mencari waktu tempuh, rumusnya adalah
.
- Untuk mencari kecepatan, rumusnya adalah
.
http://id.wikibooks.org
http://azzakadarwati.wordpress.com/
http://arsyadriyadi.blogspot.com/
Saturday, May 4, 2013
Ini Robot Tercanggih 2013 dengan 120 Kepakan/detik
Hari yang indah dikejutkan dengan munculnya serangga-serangga aneh dari sebuah laboratorium robotika di Harvard. Ukurannya setengah penjepit kertas dengan berat kurang dari sepersepuluh gram. Cukup dengan lompatan beberapa inci iapun terbang melesat di udara sepanjang rute yag ditetapkan.
Ini adalah apa yang telah saya lakukan selam 12 tahun dengan sungguh-sungguh. Kata Robert J. Wood, Charles River Professor Teknik dan Ilmu Pengetahuan Terapan SEAS, yang didukung Proyek RoboBee.
Otot untuk terbang misalnya. Tidak dalam kemasan untuk robot ukuran jari manusia." Bobot berbodi besar dapat dijalankan dengan motor elektromagnetik. Tapi untuk robot sekala kecil anda harus memilki aternatif, dan itu bukan salah satu alternatifnya ". Kata rekan penulis Kevin Y. Ma, seorang mahasisa pasca sarjana di SEAS.
ketika medan listrik ada. Engsel tipis dari plastik tertanam dalam kerangka bodi dari serat karbon dan berfungsi sebagai sendi. Dan system kontrol yang halus serta seimbang memerintahkan gerak rotasi dalam robot untuk mengepakkan sayap. Dengan masing-masing sayap dikotrol secara independent.
Friday, May 3, 2013
Download Materi Fisika SMA Kelas X Bag. 1
Biasa Takut mengahadapi Pelajaran Fisika?, mari buat Fisika menjadi Lebih Mudah!
Sebelum Belajar di ruang kelas baiknya kalau belajar dulu sebagai bekal agar pelajaran dikelas lebih mudah dipahami
Ni Link Downloadnya? Oke…..
Cara download,
- Klik judul, maka anda akan terhubung dengan Ziddu
- Lalu Klik download
- Selanjutnya isi kode verifikasi, dan jangan Lupa hilangkan tanda centang pada kotak kecil agar bukan software lain yang didownload

Finish...selamat melanjutkan perjuangan anda mencintai Fisika!!!!
Thursday, May 2, 2013
Katanya Fisika itu Sulit! Coba Trik mudah Belajar Fisika
Pelajaran apa yang paling susah? Fisika, inilah jawaban rata-rata ketika kita masih di bangku SMP dan SMA. Kenapa bisa seperti itu, lalau kenapa ada sebagian orang yang begiru asik dengan fisika.? Saatnya kita menjadi bagian dari mereka. Nah, untuk itu ada langkah-langkah yang harus dilakukan. Apa saja itu? Ayo simak saja tulisan dibawah ini,
Rubah paradigm sulit menjadi paradigm mudah,
Mula-mula kita harus mencoba memaksa mindset kita untuk berpikir fisika itu mudah dan menarik. Biasanya dengan membagun motivasi diri. Pentingnya fisika dalam kehidupan sehari-hari, predikat jago fisika adalah orang cerdas, dll itu tergantung diri anda masing-masing.- temukan kondisi yang nyamandapatkan tempat waktu dan Suasana yang nyaman untuk belajar. Misalnya newton dibawah pohon apel dan Einstein di perpustakaanya. Boleh dikamar pribadi yang di buat senyaman mungkin atau di taman dll.
Belajar mulai dari gejala fisis dan konsepnya
Semua bidang kajian fisika adalah gejala fisis sehari-hari yang sebenarnya kita sudah pahami kondisi umunya. Nah setelah itu barulah mencoba memahami konsep yang telah tersusun secara sistematis oleh penulis buku,( kalau belajar dari buku).- hubungkan dengan pengetahuan fisika yang diketahui sebelumnyamateri dalam bidang fisika adalah memiliki keterkaitan satu sama lain. Mungkin saja dalam satu objek dikaji dengan multi prespektif cabang ilmu fisika. Namun sebenarnya itu hanyalah cara agar kita dapat memdang suatu gejala dengan cara pandang yang menyeluruh. Jadi penting ketika belajar suatu bidang baru maka coba temukan keterkaita dengan yang lainya.
- Coba dari soal dasar dan sederhanasetelah dipahami konsepnya dari gejala sehari-hari kita melangkah menuju latihan soal. Eitsss…tapi yang sederhana dulua biar pikiranya tidak langsung KO kalau mengerjakan soal, kecuali sudah bagus dasarnya bolehlah langsung. Biasanya kalau anda sudah mampu mengerjakan soal yang sederhana anda akan mendapatkan kenikmatan tersendiri ketika berhasil untuk mengerjakan soal. Dan saya yakin anda akan ketagihan, plus iming-iming jadi jago fisika di kelas.
- coba soal-sola sulit.Misalnya level soal di kelas kira-kira level 8. Kita harus punya target level 10 untuk soal yang harus diatasi. Kalau terbiasa latihan keras kan, begitu dapat pertandingan ringan akan bisa dijalankan dengan mudah. Oke. Jadi anda kan menjadi bintang baru bidang fisika dikelas.
- Jangan menghafal rumus
Ini adalah pantangan bagi fisikawan yang ingin berkembang. Rumus harus dipahami jagan dihafal. Tapi kalau anda lagi kepepet mau ujian dan belum dipahami juga. Ada trik menghafal. Caranya temple rumus yang berkaitan dengan fiska yang diperlukan di sekita tempat tidur anda. Yang paling tok cer…tepat diatas tempat tidur anda. Sehingga saat ingin tidu anda akan selalu terbayang rumus-rumus itu. Seperti hantulah bgt….
- Belajar bersamaIni adalah point tepengting dari trik ini. Diperlukan jaringan suportif untuk belajar fisika. Misalnya anda dan teman-teman anda kesulitan belajar fisika. Dengan motivasi bangkit dari keterpurukan dan dominasi sesorang, maka anda dan kawan anda harus bangkit untuk menjadi fisikawan handal yang baru. Ingat megerjakan soal harus bersama-sama agar kalian bisa saling belajar kesalahan masing-masing. Kalau ada yang lebih cerdas, segera batasi dia agar kalian bisa paham juga jagan hanya paham sendiri.
Terakhir perlakukan fisika dengan cinta….Oke
Saturday, April 27, 2013
Kenapa harus Dimensi dan Angka Penting?
| No |
Besaran Pokok
|
Satuan SI
|
|||
Nama Besaran
|
Simbol
|
Nama satuan
|
Simbol
|
Dimensi
|
|
| 1. | Panjang | l | Meter | m | L |
| 2. | Massa | m | Kilogram | Kg | M |
| 3. | Waktu | t | Sekon | s | T |
| 4. | Suhu | T | Kelvin | K | Ɵ |
| 5. | Kuat Arus | i | Ampere | A | I |
| 6. | Intesitas Cahaya | L | Candela | Cd | J |
| 7. | Jumlah Molekul Zat | N | Mole | Mol | N |
- Massa jenis ((ρ) memiliki satuan kg/m³ dengan dimensi = [M]/[L]³ ditulis [M][L]¯³
-
Kecepatan (v) adalah perubahan posisi benda (perpindahan) tiap satuan waktu mempunyai satuan m/s dengan dimensi = L/T ditulis LT¯¹
-
Percepatan (a) adalah perubahan kecepatan tiap satuan waktu, mempunyai satuan m/s² dengan dimensi = L/T² ditulis LT¯²
Kalau kegiatan mengukur dengan menggunakan alat ukur seperti jangka sorong misalnya, kawan tentu akan memperoleh hasil pengukuran berupa angka-angkakan bukanya huruf-huruf. Sebagai contoh, saat kawan mengukur diameter tabung, kawan mempeoleh angka 3,24 cm. Maka angka 3 dan 2 merupakan angka pasti dan angka 4 merupakan angka taksiran sesuai ketelitian alat ukur.
Pastilah 5 angka penting.
3. semua angka nol yang berguna untuk tempat titik desimal bukan angka penting (letaknya didepan angka bukan nol) nah kalau 0,007 punya 1angka penting , kalau 052 ya 2 angka penting
4. semua angka nol yag terletak dibelakag angka bukan nol yg terakhir, tapi didepan tkawan desimal adalah angka penting. Kayak gini 4560, dia punya 4angka penting, trus kalau 3000, 4 angka penting
5. semua angka nol yang terletak dibelakag angka bukan nol yg terakhir dan dibelakang tkawan desimal adalah angka penting. contoh 65,000 sama dengan 5 angka penting , 7,00 ada 3 angka penting.
Eh gimana kalau pake notasi ilmiah
Nah ni jawabanya
| Jenis Besaran | Nilai | Banyaknya angka penting |
| Massa Bumi | 5,98 x 1024 kg | 3 |
| Massa Elektron | 91 x 1031 kg | 2 |
| Bilangan Avogadro | 6,02 x 1023 partikel/mol | 3 |
| Konstanta planck | 6,26 x 10-34 J.s | 3 |
1) Hasil operasi penjumlahan dan pengurangan dengan angka angka penting hanya boleh terdapat satu
Angka Taksiran saja. Contoh misalnya seperti :
Angka 0 dan angka 7 di belakang koma adalah angka taksiran. Oleh karena dalam pengoperasian tidak boleh ada 2 angka taksiran, maka hasil penjumlahan tersebut adalah 2,81 (dibulatkan ke atas)
2) Angka penting pada hasil perkalian dan pembagian, sama banyaknya dengan angka penting yang paling sedikit. Contoh lagi misalnya:
Dari operasi perkalian tersebut, angka penting yang paling sedikit berjumlah dua. Oleh karena hasil perkalian maupun pembagian mengandung angka penting yang paling sedikit, maka hasil perkalian kedua bilangan di atas adalah 2,3
3) Untuk angka 5 atau lebih dibulatkan ke atas, sedangkan angka kurang dari 5 dihilangkan, Jika angkanya tepat sama dengan 5, dibulatkan ke atas jika angka sebelumnya ganjil dan dibulatkan ke bawah jika angka sebelumnya genap. ex : 2,348 ditulis 2.35 2,605 ditulis 2,60 Jadi, gampangkan…..gak perlu dihapal cukup di pahami saja. Oke….
Besaran dan Satuan
Kawan-kawan pasti masih ingat dengan pelajaran smp mungkin kelas 1 ya… atau kelas 7 kalau waktu saya dulu. Nah pada saat itu inti dari pembahasanya seputar pengetahuan umum tenteng besaran satuan, mengukur, besaran pokok , besaran turunan begitu. Nah karena materi yang saya tulis ini untuk SMA kelas 10 nah jadi ada tambahan apa saja itu? Ya termasuk ketidak pastian dalam pengukuran, angka penting dan dimensi, belum tahu kan! Nah kita simak bersama kalau gitu,
Review dikit ya.


Diantara contoh berikut mana yang termasuk dalam besaran, ?
Saya yakin kawan akan menjawab suhu dan kecepatan karena dari tiga pilihan tersebut yang masuk dalam kriteria sesuatu yang dapat diukur atau dapat dinyatakan dalam angka. Sedangkan ketampanan kan susah Cuma penulis yang jelas standar ketampanannya. Tidak mungkin ketampanan ditulis dengan nilai 7 Newton.
Jadi besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dalam angka.
Kalau satuan apa ya? Nah kalau suhu misalnya ada yang dingin ada yang panas. Nah untuk bisa menyatakannya dengan pasti maka bisa ditentukan dalam angka misalnya 100C atau
200C, maksudnya ada perbandingan antara obyek satu dengan yang lain jadi pembandingnya itulah yang disebut satuan.
Jadi satuan adalah pembanding untuk menyatakan suatu besaran.
Perlu diketahui dalam SI terdapat 2 sistem satuan yaitu : sistem MKS(meter-kilo-sekon) dan sestim CGS(centi-gram-sekon). Nah tergantung mau pake yang mana tapi harus konsisten ya. Mau pake cgs atau MKS dan ndak boleh di campur kayak es campur. Oke…
Nah kalau mengukur kan melakukan pengamatan menggunakan satuan tadi, jadi tinggal di tambah dikit saja jadi
Mengukur adalah membandingkan satu besaran dengan besaran yang lain.
Mudah kan untuk memahaminya. Jadi ini adalah dasar kita untuk mengamati gejala fisis pada bagian selanjutnya. Oh ya masih ada yang harus di review lagi
Besaran pokok dan besaran turunan
Langsung saja, Besaran pokok
adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Didalam System Internasional (SI) terdapat tujuh besaran pokok yang memiliki dimensi dua besaran tambahan yang tidak memiliki dimensi. Yang dimensi di bahas nanti, sekarang kita lihat di table,
Table Besaran Pokok dalam SI
| No |
Besaran Pokok |
Satuan SI |
|||
|
Nama Besaran |
Simbol |
Nama satuan |
Simbol |
Dimensi |
|
| 1. | Panjang | l | Meter | m | L |
| 2. | Massa | m | Kilogram | Kg | M |
| 3. | Waktu | t | Sekon | s | T |
| 4. | Suhu | T | Kelvin | K | Ɵ |
| 5. | Kuat Arus | i | Ampere | A | I |
| 6. | Intesitas Cahaya | L | Candela | Cd | J |
| 7. | Jumlah Molekul Zat | N | Mole | Mol | N |
Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari satu atau lebih besarn pokok. Contoh : Besaran Pokok Panjang mempunyai turunan Luas dan Volume. Beberapa besaran Fisika yang termasuk besaran turunan adalah, Massa jenis, Kecepatan, Percepatan, Berat, gaya, Momentum, Impuls, Momen gaya, Medan Listrik, Usaha, Energi, daya dan masih banyak lagi.
Mau bukti kalau ni turunan dari besaran pokok atau satuanya tersusun dari stuan besaran pokok,
Massa jenis =
= = kg m-3
Gaya = massa percepatan
= kg m/s2 = kgms-1
Nah untuk dimensi dan angka penting setelah ini ya…

















