Showing posts with label Sains Islam. Show all posts
Showing posts with label Sains Islam. Show all posts

Friday, July 26, 2013

Bagaimana ya pandangan Islam tentang Besi? cek

Masih ingat tokoh di samping. Iron man manusia besi…., kalau sy bertanya siapa iron man pasti bnyak yang atahu. Tapai kalau yang saya Tanya apa itu besi??? Ni kalau dari sisi Islam Hasil diskusi dengan kawan mahasiswa kimia dan searching di internet….. Besi merupakan salah satu unsru kimia yang memiliki kode Fe-57. Di dalam Alqur'an (jauh sebelum unsur tersebut ditemukan ahli, sudah tertera secara jelas di dalam Surat Al Hadid (besi) yang merupakan surat ke 57 dari AL Qur'an. Berikut ini rahasianya: Elemen Berat Besi, Fe-57 Kita tidak mungkin menafsirkan Surat Besi tanpa "membedah" elemen kimia besi berikut karakterisistiknya, yang berhubungan dengan kata al- hadid. Tanpa mengenal sifat¬sifat besi, kita tidak akan mengetahui "keindahan" Surat Besi ini, yang diletakkan pada nomor 57. Nilai kata atau al-jumal al-hadid adalah 57. Terdiri dari 'al' (31) dan 'hadid' (26). Tabel al-jumal bisa dilihat pada Tabe15.4. Alif = 1, Lam = 30, Ha' = 8, Dal= 4, Ya' = 10, Dal = 41 + 30 + 8 + 4 + 10 + 4 = 31 + 26 = 57. Dalam Alquran surat Al Hadiid ayat 25 menjelaskan bahwa Allah menurunkan besi yang memiliki kekuatan hebat dan memiliki banyak manfaat bagi manusia. "Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Alkitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami turunkan (anzalnaa) besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya, padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa." Dalam ayat ini, kata "anzalnaa" memiliki arti "kami turunkan" digunakan untuk menunjuk besi. Apabila diartikan secara kiasan kata "anzalnaa" menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Apabila mengartikan kata itu secara harfiah, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", maka diperoleh arti bahwa besi diturunkan dari langit. Beberapa ilmuwan telah berhasil membuktikan kebenaran ayat itu. Partikel besi tidak berasal dari bumi melainkan berasal dari benda-benda luar angkasa. Paling tidak, terdapat sembilan ayat dalam Alquran yang membahas dan menjelaskan tentang besi. Salah satunya, "Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya)." (QS An-Nahl: ayat 81) dari berbagai sumber

Sunday, June 9, 2013

Apa penjelasan ilmiah terbelahnya laut oleh nabi musa? Cek

Teori ilmiah mengapa laut bisa terbelah pada saat Nabi Musa AS menyebranginya.
Modeling of the Hydrodynamic Situation During the Exodus
Dengan menggunakan persamaan differential matematika, dua peneliti Rusia berupaya membuat pemodelan tentang kondisi ketika gelombang laut terpisah (Stolyarova, 2004). Naum Volzinger dan Alexei Androsov, mendasarkan pemodelan mereka dengan keterangan-keterangan di Kitab Old Testament dan Torah, termasuk keterangan bahwa pada saat itu terdapat gugusan karang yang jaraknya dekat dengan permukaan laut.
Dalam pemodelan hidrodinamik, diadakan simulasi berapa kecepatan angin yang diperlukan dan kekuatan badai yang dibutuhkan agar gugusan karang tersebut kering pada saat laut surut. Selain itu, juga disimulasikan berapa lama gugusan karang akan kering dan kapan air laut akan kembali menutupinya (Volzinger and Androsov,2002).
Hasilnya adalah jika angin timur bertiup sepanjang malam dengan kecepatan 30 meter per detik, maka gugusan karang akan kering. Dengan keadaan ini, untuk menyebrangi 7 km gugusan karang, Kaum Israil yang sebanyak 600.000 orang membutuhkan waktu 4 jam. Air laut kembali menutupi gugusan karang setelah 4,5 jam. Ini berarti durasi selama 4,5 jam gugusan karang masih kering.
Dari hasil pemodelan Volzinger dan Androsov, diketahui bahwa dibutuhkan angin berkecepatan 30 m per detik agar gugusan karang menjadi kering dan bisa disebrangi. Kecepatan 30 m per detik berarti 108 km/jam. Dalam skala Beaufort, kecepatan angin 108 km/jan sudah dapat dimasukkan dalam kategori Storm yang minimal mencapai skala 10 dengan kecepatan diatas 89 km/jam dengan durasi 12 hingga 1200 jam. Kecepatan 108 km/jam ini masih di bawah kecepatan minimal " Tropical Cyclone (Hurrycane)" yang mencapai 118 km/jam dan "Tornado" (177 km/jam).
Penelitian Volzinger dan Androsov (2002) menyatakan terbelahnya laut Merah ketika Nabi Musa AS bereksodus dimungkinkan, setelah memprediksi karakteristik hidrodinamika dan berdasarkan pemodelan numerik berbasis persamaan differential matematika. Namun, pertanyaan yang bisa dikemukakan dalam hal ini adalah apakah peristiwa Laut Merah terbelah bisa terulang. Volzinger dan Androsov menyatakan bahwa gugusan karang laut yang ada telah bergeser jauh dari permukaan laut. Jadi tidak lagi memungkinkan (Stolyarova, 2004).
Akan tetapi, penelitian Volzinger dan Androsov masih berbasis simulasi komputer, dan belum dijabarkan dalam studi kasus, atau dalam eksperimentasi laboratorium. Selain itu, Volzinger dan Androsov (2002) tidak menejalskan berapa ketinggian gelombang yang terjadi akibat hembusan angin 108 km/jam. Padahal, dalam Qur'an disebutkan bahwa ketika laut itu terpisah, terjadi dinding gelombang setinggi bukit (Asy-Syuara:65).
Patut dicatat, mengenai gugusan karang lokasi penyebarangan Nabi Musa AS juga perlu dipertanyakan. Hingga kini, lokasi dimana Nabi Musa AS menyeberangi laut Merah juga masih dalam perdebatan para arkeolog, ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya. Pertanyaan lain yang bisa dikemukakan adalah apakah angin 108 km/jam memungkinkan manusia untuk berlari sejauh 7 km. Dan apakah dalam beberapa dokumen sejarah, memang terjadi angin sekuat itu? Dalam kitab Eksodus, dikatakan pada saat itu terjadi kolom-kolom awan dan kilat. Apakah ini memiliki kemiripan dengan tanda-tanda storm (badai)?
Lokasi terjadinya pelarian Nabi Musa AS ketika eksodus dapat ditemui dari Kitab Exodus 14:2, yakni tempat sebelum Pi-Hahiroth (antara Migdol dan laut) dan diseberangnya adalah Baal-zephon. Tiga tempat ini belum diketahui secara pasti. Namun banyak yang percaya bahwa tempat itu berada disekitar Reed Sea (bukan Red Sea) dekat Kota Suez sekarang, sebelah utara Teluk Aqaba.
Beberapa teori yang mengatakan bahwa tempat tersebut ada di sekitar Sabhat al Bardawil (sebuah lagoon di utara Semenanjung Sinai). Lokasi ini ada dalam Peta (Gambar-1) di bawah yang menunjukkan gap sempit antara pantai Mesir dan Arab Saudi di sekita Teluk Aqaba yang diyakini merupakan crossing place Nabi Musa AS. Hal ini diperkuat dari morfologi 3D dasar lautan disekitar Teluk Aqaba dimana terdapat dataran yang relatif lebih dangkal (Gambar-2 dan 3) dibandingan pada daerah yang lain yang lebih curam dan dalam. Jika ini ada kemiripan dengan apa yang dimaksud dalam Kitab Taurat dan asumsi Nauman dan Andorsov (2002) sebagai daerah karang yang dangkal.
Selain itu di lokasi itu pernah ditemukan juga fakta arkeologi berupa roda Chariot (kendaraan Perang semasa Fir'aun) oleh Ron Wyatt dan Jonathan Gray (Kovacs,2003). Meskipun masih disangsikan oleh Richard Rives Roda ini sempat diukur usianya melalui radiasi karbon. Nassif Mohammed Hassan menyatakan roda tersebut berasal dari dinasti ke-18 Kerajaan Mesir Kuno, atau dengan kata lain roda ini pernah digunakan sekitar 1400 SM. Sayangnya, keberadaan roda ini hanya diketahui sekitar tahun 1970-an. Hingga kini upaya untuk menemukan lokasi yang tepatnya tidak dilaksanakan (Kovacs,2003).
Lokasi crossing Musa AS di sekitar Teluk Aqaba juga dibenarkan oleh Colin Humpreys (2003). Selian Teluk Aqaba, Humpreys juga menyakini bahwa tempat Nabi Musa AS menerima Ten Commandments berada di Mount Sinai yang sekarang disebut Jabal El Musa, di daerah Arab Saudi sekarang. Lennart Moller dari Karolinska Institute in Stocholm juga mendukung pendapat Humpreys, namun dia tidak sependapat dengan Teori angin yang bisa membelah lautan.
Mengenai angin yang kuat, ternyata dapat diperoleh keterangan dari Kitab Perjanjian lama Exodus 14:21, dan dari tradisi Yahudi The Song of the Sea dalam memperingati the Passingover tentang angin dari timur yang bertiup kencang untuk membelah lautan ketika Exodus terjadi.
Volcanic Eruption Santorini dan Tsunami
Teori yang kedua adalah adanya letusan vulkanik Thera yang dahsyat di daerah Santorini, sebuah kepulauan Yunani, 500 mil utara Delta Sungai Nil. Letusan terjadi diperkirakan pada 1600 SM, terbesar dalam sejarah. Effek dari letusan vulkanik Santorini dapat dirasakan hingga ke sungai Nil, menimbulkan "the 10 plagues" (wabah penyakit di Mesir), kegagalan panen di Cina, dan konon menenggelamkan kota legenda "Atlantis" (La Moreaux, 1995; Foster et.al, 1996, Davis, 1990, BBC On-Line, 2007).
Dalam simulasi komputer, diestimasi bahwa letusan Thera telah meng-kolapskan kepulauan Santorini dan telah menjadi trigger bagi terjadinya mega-tsunami berupa gelombang setinggi 600 feet atau sekitar 200 meter, bergerak dengan kecepatan 400 mil per jam ( Moses, BBC One,2002). Floyd Mc Coy, ahli tsunami, mengatakan bahwa tsunami ini telah yang menyebabkan kehancuran dasar laut Mediterrania dan menyebabkan sedimentasi. Simulasi komputer melacak bahwa penyebaran sedimen menjadi bukti bahwa gelombang tsunami Santorini telah mencapai delta Sungai Nil.
Pertanyaanya adalah dapatkah tsunami membelah the Reed Sea (bukan Laut Merah yang banyak diyakini orang, berada di sekitar Kota Suez Mesir)? Floyd McCOy menyatakan bahwa sebuah mega tsunami ini bisa jadi menyebabkan lautan mengering karena dari prosesnya, mega tsunami akan menyerap trilyunan gallon air dari pesisir pantai, sungai dan danau. Sebagai akibat, terjadilah pengeringan laut di sekitar pesisir selama 2 jam. Temuan ini tidaklah jauh berbeda dari kasus Tsunami di Mindoro Filipina tahun 1994. Ketika itu, di Mindoro, terjadi Gempa bumi yang menciptakan retakan yang sangat besar di dasar danau Mindoro sepanjang kira-kira 1 mil. Air di danau kemudia terhisap ke dalam retakan tersebut sehingga danau itu pun menjad kering. Seorang saksi mata menyatakan ia dapat berjalan di atasnya. Beberapa waktu kemudian, tsunami datang dan menyapu sebuah perahu-perahu yang totalnya berbobot kira-kira 6000 ton. Kekuatan tsunami Mindoro sangat jauh di bawah tsunami Santorini (Moses, BBC One, 2002), sehingga dapatlah dibayangkan berapa kekuatan Mega Tsunami Santoro. Keyakinan McCOy juga serupa dengan Professor Costas Synolakis, seorang ahli tsunami.
Pertanyaan selanjutnya, apakah benar tsunami Santorini benar-benar se-momen dengan Nabi Musa membelah lautan? Cameron dan Simcha Jacobovici, produser film dari Kanada mengklaim bahwa letusan Thera benar-benar terjadi persis ketika Musa AS membelah laut Reed. Mereka percaya bahwa letusan ini juga menjadi penyebab dari The 10 Plagues sebagaimana di nukilkan di Bible.
Mengenai The 10 plagues,seorang Epidemiologist, Dr. John Marr percaya bahwa letusan Thera lah yang menjadi penyebabnya berdasarkan kasus serupa ketika St Helena meletus pada 17 Mei 1980 (BBC One, 2002). Menurutnya, debu vulkanik bisa menjadi penyebab berbiaknya jamur beracun di Sungai Nil. Daniel Stanley, seorang oceanographer, melakukan pengeboran sampel di delta Sungai Nil. Ia mendapatkan debut-debu vulkanik berkaitan dengan letusan. Mike Rampino, seorang ilmuwan dari New York University membuat simulasi komputer untuk melihat bagaimana efek dari Letusan Thera. Didapatkan bahwa telah terjadi perubahan cuaca yang signifkan, temperatur turun sekitar 2o celcius. Curah hujan berkurang. Proses ini menjadi mata rantai dari turun drastinya ekologi sungai Nil ketika itu dan tentunya bisa jadi akan menimbulkan wabah penyakit.
Selain the Plagues, dari Bible diceritakan bahwa ketika Musa AS memimpin eksodus, Tuhan mengarahkankannya dari asap di waktu siang dan api di waktu malam. Menurut beberapa ilmuwan, ini bisa diperkirakan sabagai kolom asap dan kilat dari letusan Thera.
Namun dari hasil radio karbon pengukuran letusan Thera, dipastikan letusan terjadi sekitar 1600 SM, berbeda 150 tahun dari perisitiwa Exodus Nabi Musa AS yang diperkirakan sekitar 1450 SM (Bennet, 1963). Kesimpulan ini juga didukung oleh La Moreaux (1995), dan Phillips, G (2003). Selain itu, dari kronologi peristiwa, jelas ada kerancuan antara kapan terjadinya the Plagues, Letusan Thera, dan the Exodus.
Terbelahnya lautan dalam proses kejadian Nabi Musa AS memimpin eksodus kaum Israil dari kejaran balatentara Fir'aun dapat dijelaskan melalui sains, paling tidak sebagai pendekatan untuk memahami bagaimana Allah SWT tetap menjaga mahakompleksnya alam semesta dan memberikan keistimewaan kepada hamba yang dikehendakinya. Harun Yahya mengatakan bahwa Jika Allah SWT menghendaki, keajaiban bisa saja terjadi jika kondisinya memungkinkan yang dalam kasus Nabi Musa AS, dimana kecepatan angin, waktu dan tempat mendukung proses terjadinya. Keajaiban dalam peristiwa ini adalah kejadian laut mengering tepat terjadi ketika Nabi Musa AS dikejar-kejar Fir'aun. Ketika itu, pengikut Nabi Musa sudah yakin mereka akan dapat terkejar, kemudian Nabi Musa AS menjawab "Tidak, Allah bersama kita dan akan meberi petunjuk bagi kita (Asy-Syuara : 61-62). Keajaiban kedua adalah proses terbelahnya laut ketika Nabi Musa AS melakukan eksodus tidak akan mungkin terulang. Manusia hanya bisa menjelaskannya dari sebuah simulasi computer, sebuah generalisasi berbasis asumsi yang masih merupakan pendekatan. Beberapa hasil penelitian metode numeric mereka sebaiknya dapat ditindak lanjuti dengan penelitian secara empirical method, atau melalui eksperimentasi di laboratorium, kiranya mungkin menjadi rekomendasi untuk penelusuran lebih lanjut

Thursday, June 6, 2013

Mengungkap fakta ilmiah keajaiban ka'bah

Ternyata Bukan GMT Bukan Di Greenwich bukan dimanapun, Tapi Semuanya ada Di Ka'bah (Fakta Ilmiah)
Ka'bah, rumah Allah sejuta umat muslim merindukan berkunjung dan menjadi tamu - tamu Allah sang maha pencipta. Kiblatnya (arah) ummat muslim dalam melaksanakan sholat, dari negara manapun semua ibadah sholat menghadap ke kiblat ini.


Istilah Ka'bah adalah bahasa al quran dari kata "ka'bu" yg berarti "mata kaki" atau tempat
kaki berputar bergerak untuk melangkah. Ayat 5/6dalam Al-quran menjelaskan istilah itu dg "Ka'bain" yg berarti 'dua mata kaki' dan ayat 5/95-96 mengandung istilah 'ka'bah' yg artinya nyata "mata bumi" atau "sumbu bumi" atau kutub putaran utara bumi.

Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, "Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?."
Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka'Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus.

Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka'Bah di planet Bumi dengan Ka'bah di alam akhirat.
Makkah Pusat Bumi

Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.

Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.

Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi

Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).

Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.
Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.

Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.
Allah berfirman di dalam al-Qur'an al-Karim sebagai berikut:

'Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya..' (asy-Syura: 7)
Kata 'Ummul Qura' berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.

Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata 'ibu' memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.

Makkah atau Greenwich
Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.


Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.

 
http://mozaik-islam.blogspot.com/

Mengungkap fakta ilmiah hajar aswad


Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, "Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?."
Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka'Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka'Bah di planet Bumi dengan Ka'bah di alam akhirat.
Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama 'Zero Magnetism Area', artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka'Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka'Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda :
"Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam."
Setelah posting ini booming dikalangan pembaca, ternyata bayak pembaca yang meragukan keaslian posting ini, dikira asal posting, dan lain-lain. Padahal fakta ini sudah lama ada. Jika anda masih sanksi asal dari sumber posting ini silahkan cari di halamkan 'Daftar Pustaka' atau baca dari sumber aslinya di : BBC News : Muslim call to adopt Mecca time.
http://mozaik-islam.blogspot.com/

Tuesday, May 28, 2013

Mengapa tidak Boleh Makan & Minum berdiri ?

Ini dibuktikan dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada 'pos-pos' penyaringan yang berada di ginjal.
Nah, jika kita minum berdiri, air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan di saluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya.
Dari Anas r.a. dari Nabi saw.: "Bahwa ia melarang seseorang untuk minum sambil berdiri. Qatadah berkata, "Kemudian kami bertanya kepada Anas tentang makan. Ia menjawab bahwa itu lebih buruk."
Pada saat duduk, apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.
Adapun rasulullah saw pernah sekali minum sambil berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat!

Manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan dengan sempurna. Ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat terpenting pada saat makan dan minum.
Ketenangan ini bisa dihasilkan pada saat duduk, di mana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minum dengan cara cepat. Makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus.
Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (vagal inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak. Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung.
Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk. Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokkan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.
Dari segi kesehatan air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringter. Sfringter adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. (saga-islamicnet/jhu)

Friday, May 10, 2013

Nabi Adam atau Manusia Purba yang pertama? Ni Jawabannya

Siapakah yang pertama ada, adam ataukah manusia purba?
Ada dua referensi yang menjadi rujukan dasar pertanyaan ini. Tentu saja pengetahuan agama islam untuk kawan-kawan yang memiliki kepercayaan itu. Dan selanjutnya ketika telah beranjak pada sekolah menengah pertama atau biasa disingkat SMP munculah pengetahuan baru tentang adanya manusia purba. Dengan dua sub ilmu yang berbeda maka akan muncul pertanyaan yang cukup membingungkan.
Secara garis besarnya memungkinkan asumsi –asumsi yang bisa saja salah,
Analisanya adalah:
1. Apabila Nabi Adam yang duluan diturunkan ke bumi ini, berarti masa-masa Kenabian Islam berbarengan dengan zaman Dinosaurus dan Manusia Purba? Hanya saja terdapat perbedaan tempat saja. Dan berarti Manusia Purba bukanlah Nenek Moyang Manusia, karena memang sudah ada Nabi Adam. Dan jika hal ini benar, maka teori dan pelajaran yang ada pada kurikulum IPA adalah salah. Karena ternyata nenek moyang manusia bukanlah Manusia Purba, melainkan Nabi Adam, karena pada kenyataannya manusia tidak pernah berevolusi.
2. Tapi, apabila Manusia Purba yang duluan, berarti Nabi Adam bukanlah makhluk yang pertama kali diciptakan Allah. Dan makhluk apakah Manusia Purba itu, dan seandainya itu benar kenapa bukan dikatakan manusia pertama?
Ayo kita coba cermati….
Titik awal yang mendasari pemikiran kita adalah kebohongan teori evolusi atau lebih tepatnya bahwa kera bukanlah nenek moyang manusia.
Apakah anda mau dikatakan keturunan kera?. Lalu kenapa masih ada kera yang masih eksisis dimuka bumi ini, apa mereka dulunya tidak mau berevolusi dan lebih memilih menjaga adat nenek moyang kera mereka. Ceritanya ni kera sekarang nasinalismenya tinggi… Ni intro saja..
Pernah dengar kebohongan Manusia Piltdown. Ini masuk dalam 10 besar kebohongan yang merubah wajah sejarah yang pernah saya baca.
Dengan memasangkan tulang rahang orang utan pada tengkorak manusia. Fosil ini telah membohongi dunia ilmu pengetahuan selama 40 tahun. Ini terjadi pada tahun 1912 oleh seorang ahli palaentologi amatir(lebih tepanya ilmuan pembohong) bernama Charles Dawson mengklaim bahwa dia telah menemukan sebuah tulang rahang dan fragmen tengkorak di sebuah lubang dekat Piltdown, Inggris. Tulang itu mirip tulang rahang hewan namun gigi dan tengkoraknya seperti milik manusia. Spesimen ini dinamakan Manusia Piltdown dan diduga berumur 500.000 tahun. Rekonstruksi terhadap manusia Piltdown dilakukan dan setelah dipajang di berbagai mueium sebagai bukti nyata evolusi manusia. Selama lebih dari 40 tahun sejumlah penafsiran dan gambar dibuat. Banyak artikel ilmiyah tentang manusia piltdown ini, termasuk 500 tesis doktor tentangnya. Namun pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan kepalsuannya. Tengkorak tersebut berasal dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulang rahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun. Gigi-giginya ditambahkan kemudian agar terlihat mirip manusia lalu persendiannya disumpal. Setelah itu seluruh fosil diwarnai dengan potasium dokromat agar tampak kuno.
Itu baru satu sampel saja. Dan banyak lagi bisa cari sendiri ya, namun secara umum saya tulis.
Hamper semua teori itu bersi dongengan semata misalnya mamalia. Katanya berasal dari reptile.
Argument umunya si begini "Sebagian reptil di wilayah dingin mulai mengembangkan cara untuk menjaga tubuh mereka agar tetap hangat. Panas yang dikeluarkan tubuh meningkat ketika cuaca dingin, dan panas yang hilang semakin berkurang ketika sisik mengecil and meruncing, dan akhirnya menjadi bulu. Berkeringat pun merupakan adaptasi untuk mengatur suhu tubuh, suatu cara untuk menyejukkan tubuh saat diperlukan, dengan menguapkan air. Namun secara kebetulan, reptil muda mulai menjilati keringat induknya sebagai makanan. Kelenjar keringat tertentu mulai mengeluarkan keringat yang semakin lama semakin bergizi sehingga akhirnya menjadi susu. Maka, mamalia muda pertama ini kehidupan dengan lebih baik". (George gamow).

Jadi, jawabnya lebih kepada bahwa manusia purba itu tidak ada, dan manusia adalah manusia dan Nabi adam adalah manusia pertama,

Saran….
Penjelasan lengkap tetntan kurang tepanya teori Darwin . http://www.kotakgame.com/forums/archive/index.php/t-4122.html

Coba lihat situs situs yang menindikasikan adanya manusia raksasa yang belum pernah di teliti oleh teman-teman dan penerus Darwin. ?


Tolong koreksinya…..
Jangan Lupa Komentarnya ? ya

Friday, April 26, 2013

Apakah benar kalau kita akan mati ? apa pandangan Fisika

Apakah anda takut mati?
Kita percaya akan kematian karena itulah keyakian yang hadir dalam persepsi manusia. sederhananya diri indentik dengan tubuh kita, dan kita tahu akan keniscayaan bahwa tubuh akan mati. Tapi teori ilmiah baru menunjukkan bahwa kematian bukanlah ujung dari peristiwa hidup seperti apa yang dipikirkan.
Salah satu aspek misalnya fisika kuantum menyatakan bahwa pengamatan tertentu tidak dapat dipastikan. Sebaliknya, ada berbagai kemungkinan hasil pengamatan masing-masing dengan probabilitas yang berbeda. Sebuah mainstream menjelaskan tentang "banyak dunia", yang menyatakan bahwa setiap observasi yang mungkin berhubungan dengan dunia berbeda (Multiverse). Sebuah teori ilmiah baru yang disebut biocentrism jelas menguatkan ide ini. Dengan jumlah alam yang tidak terbatas, dan segala sesuatu mungkin saja terjadi di belahan alam lain. Kematian tidak berarti nyata dalam skenario ini dengan memungkinkan probabilitas lain. Semua alam dimungkinkan secara eksistensi ada secara bersamaan, terlepas dari apa yang terjadi dalam salah satu bagian yang lain. Meskipun tubuh individu ditakdirkan untuk diri sendiri, dan hadir seiring pertanyaan 'Siapakah aku?' – bukankah ada 20-watt energi yang beroperasi di otak. Namun energi ini tidak begitu saja pergi pada saat kematian. Salah satu aksioma paling pasti dari ilmu pengetahuan adalah bahwa energi tidak pernah mati, melainkan tidak dapat diciptakan maupun dihancurkan. Tapi apakah energi ini berpindah dari satu dunia ke dunia yang lain?


Mengingat, percobaan yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Science menunjukkan bahwa ilmuwan mendapat kendala mengubah sesuatu yang telah terjadi di masa lalu. Partikel bisa memutuskan bagaimana harus bersikap jika mereka menghantam beam splitter. Kemudian, bisa mengubah saklar kedua on atau off. Hal itu tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pengamat , artinya tidak sesuai dengan apa yang diinginkan sebelum eksperimen. Terlepas dari pilihan yang Anda, dan sebagaimana pengamat inginkan, bukan masalah siapa yang melakukan eksperimen dan dan observasinya, eksperiment hasilnya akan tetaplah hasil yang terjadi karena eksperiment itu sendiri. Keterkaitan antara berbagai sejarah dan alam semesta melampaui ide-ide klasik tentang ruang dan waktu. Kita kembali pada 20-watt energi sebelumnya dianggap sebagai proyeksi-holo dan memiliki hasil di layar. Apakah Anda memutar beam splitter kedua on atau off, itu masihlah sumber enrgi yang tetap. Dan perilaku yang tetap terproyeksikan.
Menurut Biocentrism, ruang dan waktu bukanlah obyek yang susah di pikirkan. Ketika Melambaikan tangan Anda melalui udara - dan Anda mencoba mengambil segalanya, apa yang tersisa? Tidak ada. Hal yang sama berlaku untuk waktu. Anda tidak dapat melihat apa-apa dengan tengkorak yang mengelilingi otak Anda. Segala sesuatu yang Anda lihat dan alami sekarang adalah pusaran informasi yang terjadi dalam pikiran Anda. Ruang dan waktu hanya alat untuk meletakkan segala sesuatu bersama-sama.
Kematian bukan akhir, dan bukan selamanya, perlu diingat dunia tak terbatas. Pada akhirnya, bahkan Einstein mengakui, "Sekarang Besso" (seorang teman lama) "meninggalkan dunia ini menurut saya agak sedikit aneh bagi saya. Itu tak berarti apa-apa. Orang-orang seperti kita ... tahu bahwa perbedaan antara masa lalu, sekarang, dan masa depan hanya ilusi memusingkan terus-menerus. "Keabadian tidak berarti keberadaan abadi di waktu tanpa akhir, melainkan berada di luar keterbatasan waktu.
Ini begitu jelas dengan kematian adikku Christine. Setelah melihat tubuhnya di rumah sakit, aku pun beranjak untuk berbicara dengan anggota keluarga. suami Christine - Ed mulai menangis dan tak terkendali. Untuk beberapa saat aku merasa seperti aku melampaui provinsialisme waktu. Aku memikirkan tentang 20-watt energi, dan tentang percobaan yang menunjukkan partikel tunggal dapat melewati dua lubang pada saat yang sama. Aku tidak bisa mengabaikan kesimpulan: Christine adalah apakah hidup dan mati, dia berada di luar keterbatasan waktu.


Christine telah menjalani kehidupan yang keras. Dia akhirnya menemukan seorang pria yang sangat ia cintai. Adik saya tidak bisa datang ke pernikahan karena dia harus menjalani permainan kartu yang telah dijadwalkan selama beberapa minggu. Ibuku juga tidak bisa ikut dalam pernikahan karena tugas penting yang dimilikinya di Elks Club. Pernikahan adalah hari terpenting dalam hidup Christine. Karena tidak ada orang lain dari pihak kami dari keluarga yang ditunjuk, Christine meminta saya untuk berjalan menyusuri lorong untuk menyerahkannya.

saat setelah pernikahan, Christine dan Ed sedang berkendara ke rumah impian yang baru saja di beli ketika mobil mereka menabrak gundukan es hitam. Dia terlempar dari mobil dan mendarat digundukan salju.

"Ed," berkata "Saya tidak bisa merasakan kaki saya."
Tubuh bukalah bukti seutuhnya tentang esensi dan eksistensi kehidupan. Apakah otak adalah adalah pikiran. Seandainya benar lalu kenapa hewan tidak berpikir padahal hewan memiliki otak. Suatu penulis bisa simpulkan dengan tidak memastika keberadaan setalah mati adalah kalimat einstein" Immortality doesn't mean a perpetual existence in time without end, but rather resides outside of time altogether"
Di waktu saat tubuh sudah tak mampu bergerak aka nada kehidupan ketika otak dan pikiran terpisah. Otak tertinggal dalam ruang dan waktu dan pikiran dati itu masih hidup diluar batasan ruang dan waktu. Dan Tuhanlah yang tahu segala hal. Wallahua'lam

Baca tentang,

Saturday, April 20, 2013

Binatang Yang Di dalam Al’Quran


Di dalam Al Qur'an Allah SWT banyak mengumpamakan sesuatu, termasuk perbuatan manusia dengan tingkah laku binatang, hal ini bertujuan agar manusia dapat mengambil pelajaran dari perumpamaan tersebut.

Laba-Laba ( Al Ankabut )
"Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung –pelindung selain Allah SWT adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui" ( QS. Al ankabut 41 )
Allah SWT menyempurnakan orang yang menyekutukan seumpama laba-laba yang membangun rumah, yang merupakan rumah paling lemah di bumi. Dalam kenyataannya kita dapati ada orang yang meminta pertolongan kepada para dukun dan para normal, padahal kita ketahui dukun dan para normal adalah manusia biasa, sama seperti kita : sakit, mengantuk makan dan minum, bahkan dia tidak tahu apa yang terjadi sehari bahkan satu jam kemudian. Yang membedakan kita dengan mereka adalah mereka mempunyai syetan sebagai penolong-penolong baik dari golongan jin maupun manusia. Syetanlah yang mewujudkan kepada mereka terutama syetan dari golongan jin, nama lain syetan adalah thagut. Thagutlah penolong mereka yang membawa manusia dari cahaya menuju kegelapan. Seseorang ketika dilanda kesulitan, selayaknya hanya Allah SWT yang menciptakan, melindungi, mengatur, menghidupkan dan mematikan. Itulah perlindungan yang kuat. Orang yang memohon kepada alam seperti lautan, gunung berapi, ruwatan missal dan selainnya maka perbuatannya justru akan mendatangkan bencana, karena kesyirikan adalah sebab utama murka Allah SWT dan turunya adzab.
Keledai (Khaimar)
" Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah SWT itu dan Allah SWT tiada memberi petunjuk kepada kaum yang dzalim," (QS. Al Jumuah : 5 ).
Allah SWT mengumpamakan Bani Israel dengan keledai yang membawa kitab, dimana kitab itu sama sekali tidak bermanfaat bagi keledai, mereka mempunyai Taurat, namun perilaku. Mereka bertolak belakan dengan kitabnya. Ketika taurat memerintahkan amar maruf nahi munkar, mereka tidak melarang melarang kemungkaran tersebut, hingga jadilah mereka melakukan tersebut, hingga jadilah mereka kera yang hina. Meskipun ayat ini turun berkenaan dengan Bani Israel, namun juga mencakup pengikut agama samawi, seperti pengikut Nabi Isa dan Nabi Muhammad, Allah SWT telah menurunkan injil yang memerintahkan agar mentauhidkan Allah tetapi kaum Nasrani justru merubah kitabnya dan menuhankan Isa Allah SWT menurunkan Al Quran kepada ummat Islam, namun sebagian besar ummat Islam jauh dari tuntunan al Qur'an, jangankan mengamalkannya untuk mengerti , bahkan membacanyapun banyak yang enggan.
Lebah ( An Nahl )
" dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah :" Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia." (QS. An Nahl,68 )

Salah satu cirri yang menonjol dari lebah adalah merupakan binatang yang produktif, hygienis, efektif, efisien dan bermanfaat. Dikatakan produktif karena lebah selalu sibuk bekerja, dikatakan hygienis karena apa yang dimakan dan di hasilkan sehat juga menyehatkan, di katakana efisien dan efektif karena apa yang dikerjakannya tepat bahkan struktur sarangnya sangat presisi ( pas) karena berbentuk hexagonal. Dikatakan bermanfaat karena karena madu sangat berguna bagi kesehatan. Sebagai seorang muslim seharusnya kita berkaca dengan perilaku lebah, yaitu dengan selalu bekerja untuk kepentingan hidup di dunia dan bekal di akhirat kelak, kita tidak pernah menemukan lebah berkeliling dari satu koloni ke koloni yang lain untuk meminta minta, sementara banyak kita jumpai manusia yang kekurangan harta menadahkan tangannya kepada sesama manusia dengan bermacam alasan, sebagaian yang lain merampas milik saudaranya. Di bagian dunia yang lain, banyak manusia yang mempunyai kelebihan harta menggunakannya untuk hal yang tidak bermanfaat bahkan mendatangkan mudharat, dengan menghamburkannya di meja judi, mempunyai rumah dan kendaraan mewah melebihi kebutuhannya akan sebuah tempat tinggal dan alat transportasi. Berlibur ke negara negara kafir yang banyak menghabiskan waktu dan biaya. Padahal manusia juga harus bermanfaat bagi manusia lainnya, bahkan manusia yang paling baik adalah yang paling banyak mendatangkan manfaat bagi sesamanya.

Kalb ( Anjing)
"Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah kami berikan kepadanya ayat-ayat kami ( pengetahuan tentang isi Al Kitab ), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu lalu dia diikuti oleh syetan (sampai dia tergoda ), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. Dan kalau kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurunkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu menghalalkannya dijulurkanya lidah dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir."
Abdullah Bin Mas'ud mengatakan bahwa yang dimaksud pada ayat di atas adalah seorang dari Bani Israel yang bernama Bal'am bin Baura, seorang alim ( ulama ) yang sangat paham tentang ilmu agama, setiap doanya selalu di kabulkan oleh Allah SWT Singkatnya ia di berikan anugrah Ilmu yang merupakan anugrah besar setelah hidayah. Namun ia tergoda oleh kesenangan dan kemegahan duniawi , harta benda, wanita dan perhiasan dunia lainya, akhirnya dia menjadi manusia yang hina. Pada saat ini tidak jarang kita melihat orang atau tokoh agama yang menjual agama-nya dengan harga yang sedikit, ia sembunyikan yang sunnah, sementara umat di biarkan, bahkan di ajarkan ritual bi'ah. Karena takut ditinggalkan ummat walaupun harus dengan menelisihkan sunnah ( semoga kita selamatkan dari hal seperti ini ). Sebagian lagi menggunakan pengikutnya yang berjumlah besar sebagai cara menaikan posisi tawar dalam merebut kedudukan atau harta dunia kepada tokoh atau partai politik yang memerlukan suaranya. Padahal ia tahu umat bukan untuk di perjual belikan suaranya, tetapi di arahkan, dibimbing untuk mengenal kitab Allah dan Sunnah Rasullulah Banyak kita dapati tokoh agama yang tidak mau membenarkan kesalahan ummat Islam karena takut di jauhi, padahal kebenaran harus tetap disuarakan walaupun tentu saja pelaksanaannya harus dengan cara yang baik dan meminimalisir resiko yang akan di timbulkan, seperti penentangan, penghinaan, pengusiran bahkan kadang kekerasan fisik, namun bukan dengan meninggalkan dan membiarkan kesalahan yang terjadi, walaupun dengan alasan kerukunan, persatuan, apalagi suara partai. Karena kerukunan yang berdiri di atas kesyirikan dan persatuan di dalam kebid'ahan adalah kerukunan dan persatuan yang semu.
Khinzir ( Babi )
Perumpamaan Babi adalah untuk manusia yang selalu bergelimang dengan maksiat, kekotoran, kekejian tidak mengenal rasa malu dan serakah. Salah satu contoh keserakahan babi adalah, hamper tidak ada yang tidak dimakan babi, ia memakan bangkai, kotoran manusia bahkan kotoranya sendiri, apabila perutnya sudah kenyang ia akan memuntahkannya dan memakannya lagi. Saat ini Negara Mexsico yang terkenal dengan makanan khasnya yang bertahan dasar daging Babi, menyebarkan flu Babi yang dampaknya menimpa hamper keseluruh dunia. Sedemikian besar akibatbya namun bagi mereka yang "Buta" mata dan hatinya tetap tidak mau kembali kepada kebenaran Islam. Benarkah Al Quran yang telah mengharamkan Babi di beberapa ayat-nya.
Allah SWT berfirmsn : "Sesung-guhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika di sembelih) di sebut (nama) selain Allah SWT. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya ) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah SWT Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. AlBaqarah : 173), dan QS. Al Maidah Ayat 3.
Sebenarnya masih banyak binatang yang disebutkan oleh Allah dalam Al Qur"an untuk dijadikan pelajaran bagi hamba-nNya yang beriman.
Semoga perumpamaan tersebut semakin menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT